Sukses

Bolehkah Mencampur ASI dengan Susu Formula?

Meski aman, mencampur ASI dengan susu formula tidak dianjurkan. Mengapa?

Klikdokter.com, Jakarta Ada kalanya Anda merasa perlu untuk menambahkan suplementasi susu formula di samping memberikan ASI. Lalu, apakah boleh mencampur ASI dengan susu formula dalam botol yang sama?

Tidak semua ibu menyusui memiliki produksi ASI yang cukup di hari-hari awal pasca melahirkan. Nyeri setelah melahirkan, puting lecet, hingga infeksi payudara (mastitis) yang timbul sedikit banyak menurunkan produksi ASI. Nyeri serta lecet pada puting payudara juga menyulitkan proses menyusui, sehingga yang bisa dilakukan hanyalah memompa agar produksi ASI tetap terjaga.

Saat ASI dirasa kurang, salah satu cara “cepat” agar bayi tidak kekurangan nutrisi ialah dengan menambahkan suplementasi susu formula. Untuk memudahkan pemberiannya, banyak ibu kerap mencampur ASI dengan susu formula dalam botol yang sama. Praktik ini memang tidak salah, akan tetapi kurang dianjurkan.

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

Pemberian dalam botol terpisah

Tentunya, Anda tak ingin ASI yang merupakan nutrisi terbaik bagi bayi terbuang sia-sia. Namun, hal ini tak terhindarkan bila Anda mencampur ASI dengan susu formula dalam satu wadah. Sisa dari campuran ASI dan susu formula yang tidak langsung dihabiskan dalam satu waktu, harus segera dibuang dalam waktu maksimum dua jam dari saat dibuat. Ini karena bakteri bisa tumbuh dari ludah bayi yang tercampur dengan susu formula.

Sebaliknya, ASI yang diberikan dalam botol tersendiri bisa kembali disimpan di kulkas hingga beberapa jam meski telah diminum sebagian. Bakteri tidak mudah tumbuh karena ASI mengandung banyak antibodi.

Contoh konkretnya, bila Anda mencampur 60 mL ASI dengan 60 mL formula dan bayi hanya minum 60 mL dari total campuran tersebut, maka Anda harus membuang sisanya, termasuk ASI yang terkandung di dalamnya.

Karena alasan inilah, para dokter anak dan konsultan laktasi umumnya menganjurkan pemberian ASI dan susu formula dalam botol terpisah. Berikan ASI terlebih dulu sebanyak mungkin, baru tambahkan susu formula bila diperlukan. Dengan demikian, tidak ada ASI yang terbuang begitu saja.

Bila Anda tetap ingin mencampur ASI dengan susu formula, sebaiknya siapkan campuran dalam jumlah total yang lebih kecil. Misalnya, hanya 60 mL untuk sekali minum. Kemungkinan ASI yang terbuang pun menjadi sedikit.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Wajib perhatikan ini!

Perlu diketahui pula bahwa ada praktik mencampur ASI dengan susu formula yang benar-benar tidak diperbolehkan, yaitu melarutkan bubuk susu formula dengan ASI agar bayi mendapat tinggi kalori dalam satu kali minum. Praktik ini akan mengubah komposisi ASI. Mikronutrien di dalam susu formula juga menjadi lebih pekat sehingga membebani kerja ginjal si Kecil yang masih belum sempurna.

Mencampur ASI hanya boleh dilakukan dengan susu formula yang telah dilarutkan terlebih dulu. Ikuti petunjuk pembuatan susu formula yang tertera pada kemasan, dan jangan pernah melarutkan bubuk susu formula dengan cairan selain air panas.

Jadi, masih ingin mencampur ASI dengan susu formula? Silakan saja. Yang penting, Anda tahu bahwa ada risiko membuang ASI, yang bisa saja diperoleh dengan susah payah. Tak lupa pula, jaga produksi ASI dengan sesering mungkin menyusui atau memompa meski bayi Anda diberi tambahan susu formula.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar