Sukses

Adakah Batasan Mata Minus untuk Melakukan Lasik?

Lelah pakai kacamata dan ingin mengatasi minus tinggi? Sebelum melakukan operasi LASIK, ketahui dulu soal syarat operasi LASIK di bawah ini!

Jadi salah satu solusi untuk mengatasi mata minus, Laser-Assisted in Situ Keratomileusis atau operasi LASIK bisa membebaskan Anda dari kacamata atau lensa kontak. Sayang, meski banyak yang ingin mendapatkan prosedur ini, masih sedikit yang tahu soal syarat operasi LASIK. 

Dalam dunia medis, operasi LASIK merupakan prosedur operatif rawat jalan yang dapat mengembalikan ketajaman penglihatan mata secara permanen. Terutama, pada mereka yang mengalami rabun jauh atau mata minus (miopia).

Sejak resmi jadi terapi untuk mengoreksi kelainan refraksi mata di tahun 1998 silam, LASIK kian populer di kalangan masyarakat. Namun perlu diingat, tidak semua orang dengan mata minus dapat menjalaninya. Ada batas minus operasi LASIK yang wajib Anda ketahui. 

1 dari 4 halaman

Syarat dan Kriteria Operasi LASIK

Sementara itu, pengobatan mata minus dengan laser ini akan membentuk ulang kornea mata, yaitu bagian yang paling depan dan berperan penting untuk melihat. 

Setelah diperbaiki, ketajaman penglihatan akan membaik karena cahaya yang masuk bisa jatuh tepat di titik fokus retina. 

Ya, lebih dari 90 persen orang operasi LASIK mata minus bisa mencapai rentang tajam penglihatan normal 6/6 - 6/9 tanpa kacamata atau lensa kontak! 

Artikel Lainnya: Inilah Efek Samping Lasik yang Wajib Diketahui

Selain bisa mengatasi rabun jauh atau mata minus, masih ada lagi gangguan penglihatan yang bisa diatasi dengan operasi LASIK, yaitu:

  • Rabun Dekat atau Hipermetropi

Rabun dekat atau hipermetropi sering disebut mata plus. Pada kondisi ini, ukuran bola mata terlalu pendek atau lengkungan kornea terlalu pipih, sehingga gambaran benda jatuh jauh di belakang retina mata. Dengan tindakan LASIK, kornea dibuat lebih cembung.

  • Mata Silinder atau Astigmatisme

Mata dengan kelainan astigmatisme disebabkan oleh cacat pada kornea, sehingga kelengkungannya tidak merata (bentuk lensa mata yang tidak simetris). Dengan tindakan LASIK, kelengkungan kornea akan disesuaikan, sehingga penglihatan jadi lebih baik. 

Untuk syarat operasi LASIK yang wajib Anda ketahui dan patuhi agar pengobatan bisa berjalan lancar, maksimal, dan tanpa efek samping, antara lain:

  • Ukuran kacamata tidak berubah lebih dari 0.50 D dalam dua tahun terakhir.
  • Berusia di atas 18 tahun. Di usia ini, ukuran bola mata dan kelainan refraksi tidak banyak berubah. 
  • Mata tidak boleh kering. Mata yang kering dapat menyebabkan iritasi, peradangan, infeksi, atau luka.
  • Lasik tidak cocok untuk penderita katarak atau kelainan lainnya pada bagian mata depan. 
  • Ibu hamil dan menyusui tidak boleh menjalani LASIK karena derajat kelainan refraksi bisa berubah-ubah.
  • Ukuran pupil harus normal. Jika terlalu besar, ini bisa menyebabkan mata sensitif terhadap cahaya. Mata yang sensitif terhadap cahaya bisa membahayakan diri penderitanya, terutama saat berkendara di malam hari. 
  • Perhatikan ketebalan kornea. Saat operasi mata minus tinggi dilakukan, kornea mata akan dikikis. Jika kornea yang terlalu tipis itu dikikis, justru tidak memberi efek baik. 

Artikel Lainnya: Hal yang Sebaiknya Dihindari Setelah Operasi Lasik

2 dari 4 halaman

Batasan Minus untuk Jalani Operasi LASIK

Selain syarat di atas, Anda juga perlu mengetahui batas minus operasi LASIK beserta batas gangguan penglihatan lainnya. Adapun batasan yang dimaksud, yaitu:

  • Mata Minus 

Batas minus operasi LASIK maksimal -10.00 sampai -12.00 D.

  • Mata Plus

Batas plus operasi LASIK maksimal +8.00 D. 

  • Mata Silinder

Penderita mata silinder dengan maksimal +/-6.00 D masih bisa ditangani dengan tindakan LASIK.

Syarat operasi LASIK di atas harus dipatuhi. Jika tidak, tindakan tersebut malah akan mengikis kornea terlalu banyak! Bila batasannya tidak sesuai, dokter mata biasanya memilih untuk melakukan prosedur tanam lensa (phakic intraocular lenses/PIOLs). 

Prosedur ini dapat memberikan koreksi total seperti lasik sehingga seseorang tidak lagi membutuhkan kacamata atau lensa kontak.

Artikel Lainnya: Ptosis pada Kelopak Mata Bolehkah Dioperasi?

3 dari 4 halaman

Risiko Menjalani Operasi LASIK

Meski bisa memperbaiki penglihatan, ternyata dalam kasus tertentu, pengobatan mata minus dengan laser ini tetap memiliki risiko. Karena itulah, sangat penting bagi Anda untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menerima tindakan operasi LASIK. Sejumlah risiko dari operasi tersebut, antara lain:

  • Mata Kering

Mata kering merupakan salah satu risiko yang dapat terjadi dalam 6 bulan pertama atau lebih setelah tindakan LASIK dilakukan. Tapi tenang saja, umumnya, kondisi ini bersifat sementara.

  • Mata yang Sensitif terhadap Cahaya

Pandangan ganda, lingkaran halo, dan pendaran cahaya merupakan masalah yang dapat ditemukan pada mata setelah tindakan LASIK. Sama seperti mata kering, keluhan ini biasanya bersifat sementara dan kembali normal dalam beberapa hari atau beberapa minggu kemudian.

  • Mata Tidak Terkoreksi

Jika kornea yang dikikis kurang, maka pada orang dengan rabun jauh, penglihatan masih terasa kabur. Bila hal ini terjadi, mungkin diperlukan lagi tindakan LASIK lanjutan untuk memperbaikinya. Kornea yang dikikis berlebihan juga dapat mengganggu penglihatan.

  • Mata Silinder atau Astigmatisme

Proses pengikisan kornea yang tidak sempurna juga bisa membuat kelengkungan kornea tidak merata dan menyebabkan mata silinder. Bila hal ini terjadi, diperlukan tindakan LASIK lanjutan.

  • Gangguan Penglihatan atau Hilang Penglihatan

Kemungkinan terburuk dari operasi LASIK adalah penglihatan tidak setajam sebelumnya sampai hilangnya penglihatan. Tapi, ini risiko yang jarang terjadi.

Itu dia syarat operasi LASIK, batasan yang bisa diperbaiki, hingga risiko yang bisa dialami oleh pasien. Bila ingin mengatasi masalah penglihatan dengan operasi ini, Anda wajib berdiskusi dulu dengan dokter untuk memastikan apakah Anda merupakan kandidat yang cocok. 

Tanyakan pula hal-hal detail seputar prosedur dan perawatan pasca operasi. Yang tak kalah penting, siapkan pila budget dari jauh-jauh hari. Pasalnya, prosedur ini memakan biaya yang tak sedikit.

Masih punya pertanyaan seputar mata dan pengobatannya? Langsung saja konsultasikan hal tersebut dengan kami lewat fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter

(AM/HNS)

0 Komentar

Belum ada komentar