Sukses

Tidur Nyenyak Bisa Cegah Alzheimer?

Selain membuat tubuh lebih berenergi, tidur nyenyak juga dapat melindungi Anda dari Alzheimer.

Klikdokter.com, Jakarta Apakah Anda sudah mendapatkan tidur nyenyak akhir-akhir ini? Jika belum, Anda perlu mengusahakannya. Selain membuat tubuh lebih berenergi di hari berikutnya, tidur nyenyak juga dapat melindungi Anda dari penyakit Alzheimer. Demikian berdasarkan sebuah penelitian terbaru.

Menurut dr. Brad Dickerson, profesor neurologi di Harvard Medical School, penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara tidur yang buruk dan risiko yang lebih tinggi untuk mengumpulkan plak protein beta-amiloid di otak. Hal ini adalah salah satu ciri dari penyakit Alzheimer.

“Studi observasional menemukan bahwa orang dewasa berusia di atas 65 tahun dengan plak amiloid di otak telah mengurangi slow wave sleep, yang memainkan peranan penting dalam fungsi memori. Walaupun orang-orang ini belum menunjukkan tanda-tanda Alzheimer, seperti kehilangan ingatan dan penurunan kognitif,” kata Brad.

Otak penderita Alzheimer memiliki jumlah sel saraf dan koneksi antar sel saraf yang lebih sedikit dibandingkan otak yang sehat. Pada pemeriksaan otak penderita Alzheimer, ditemukan penumpukan plak-plak dari protein tertentu yang dapat mengganggu sistem transfer nutrisi otak.

Saat protein amiloid terakumulasi di otak setiap hari, maka protein ini akan dianggap sebagai produk limbah dari energi yang digunakan saat sel otak berkomunikasi. Beberapa penelitian menunjukkan saat Anda memasuki fase gelombang tidur, protein amiloid akan membentuk plak pada jaringan otak. Para peneliti yakin bahwa ini adalah tahap pertama perkembangan Alzheimer.

Meskipun sering terjadi pada orang lanjut usia (lansia), bukan berarti penyakit ini menyerang semua orang yang sudah tua. Tentu ada penyebab dan faktor risiko lain yang membuat orang terkena Alzheimer. Gabungan dari faktor genetik, gaya hidup, dan faktor lingkungan yang memengaruhi otak dalam jangka waktu yang lama disebut-sebut sebagai penyebabnya.

Untuk memastikannya apakah menderita Alzheimer, Anda perlu melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis saraf. Pendeteksian awal Alzheimer dapat dilakukan melalui wawancara dan beberapa pemeriksaan. Pemeriksaan yang dilakukan adalah untuk menilai kemampuan mengingat, perubahan sikap,  hingga seringnya gangguan ingatan yang terjadi.

Bagi Anda yang mempunyai riwayat keluarga penyakit Alzheimer, Anda dapat melakukan pencegahan dini dengan menerapkan rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, bergizi, dan mengandung omega-3. Dan usahakan untuk tidur nyenyak, sebagai salah satu upaya melakukan pencegahan.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar