Sukses

Cara Menghilangkan Mata Ikan yang Menjengkelkan

Setiap kali melangkah rasanya tidak nyaman karena adanya mata ikan di telapak kaki. Ini cara mengusirnya!

Klikdokter.com, Jakarta Clavus, atau yang dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai mata ikan, kehadirannya bisa sangat menjengkelkan. Berupa tonjolan yang biasanya timbul di telapak kaki, mata ikan adalah bentuk penebalan kulit akibat tekanan dan gesekan yang terjadi terus-menerus. Selain tidak sedap dipandang, mata ikan juga dapat menimbulkan rasa nyeri, bahkan bisa berubah menjadi luka yang lebih luas atau ulkus.

Secara klinis, mata ikan terlihat seperti sekedar penebalan kulit. Namun, pada kasus-kasus yang lebih parah, infeksi jamur atau bakteri juga dapat memperburuk kondisi mata ikan ini, seperti pada pasien dengan diabetes.

Mata ikan di telapak kaki biasanya tampak seperti sumbatan di tengahnya, yang jika dilepas dengan paksa akan memperlihatkan bentukan seperti akar dan menyisakan lubang yang cukup dalam.

Pada dasarnya, penyebab munculnya mata ikan adalah terjadinya tekanan dan gesekan di area kulit yang sama secara terus-menerus. Seperti pemakaian sepatu yang tidak nyaman dalam jangka waktu lama, ukuran sepatu  yang terlalu sempit atau terlalu besar, jarang memakai kaus kaki, terlebih ketika bahan sepatu keras seperti kulit.

Lalu bagaimana cara menghilangkan si mata ikan yang menjengkelkan ini?

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

Menangani mata ikan

Karena merupakan penebalan kulit yang terdiri dari tumpukan kulit mati, benjolan mata ikan dapat dikurangi dengan menggunakan obat-obatan tertentu yang bersifat keratolitik yang dapat menghancurkan sel kulit mati. Tujuan utamanya adalah dengan menipiskan atau melepas penebalan kulit tanpa menyebabkan luka yang menimbulkan perdarahan.

Obat-obatan keratolitik yang dapat digunakan salah satunya adalah yang mengandung asam salisilat. Dalam bentuk praktis, obat yang mengandung asam salisilat ini biasanya tersedia di pasaran dalam bentuk plester, sehingga memudahkan Anda untuk pemakaian sendiri di rumah.

Selain mencoba mengatasi mata ikan dengan menipiskan penebalan kulit, penting juga untuk mengurangi terjadinya gesekan pada kulit, misalnya dengan menggunakan bantalan pada sepatu.

Anda juga bisa mencoba menyembuhkan mata ikan dengan batu apung. Rendam kaki dengan air hangat selama 5-10 menit. Setelah mata ikan melunak, gosok dengan batu apung untuk mengikisnya. Lakukan perawatan ini secara rutin untuk mendapatkan hasil maksimal.

Jika dengan cara-cara ini mata ikan masih juga menimbulkan rasa nyeri dan menganggu, dapat dilakukan tindakan bedah minor untuk mengangkat benjolan mata ikan ini.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Tindakan bedah minor

Kunjungi dokter untuk menjalani pemeriksaan fisik dan tindakan bedah minor untuk mengangkat mata ikan yang tidak membaik dengan obat-obatan. Tindakan pengangkatan ini merupakan tindakan yang tergolong mudah dan dapat dilakukan di klinik tanpa masuk ke ruang operasi. Prosesnya pun cukup cepat dengan perawatan pasca tindakan yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

Meski sudah hilang, tetapi mata ikan dapat kembali lagi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebabnya sehingga Anda tidak mengalaminya lagi. Sebagai langkah pencegahan tambahan, jaga kebersihan kaki dengan mencucinya setiap hari menggunakan sabun, lalu gosok dengan sikat.

Hindari mencabut atau mengikis sendiri mata ikan. Proses yang tidak sesuai prosedur dan tidak higienis dapat memperburuk kondisi mata ikan. Selalu gunakan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki, serta gunakan bantalan jika perlu (misalnya jika tepian sepatu tajam dan terasa menggesek kulit).

Jika mata ikan tidak juga membaik dengan penanganan sendiri di rumah, periksakan ke dokter. Selanjutnya dokter akan memberikan terapi yang sesuai hingga mata ikan dapat hilang dengan tuntas.

[RN/ RVS]

1 Komentar