Sukses

Bahaya Sering Menekan Tombol Snooze di Pagi Hari

Meski dianggap sepele, sering menekan tombol snooze alarm di pagi hari dapat memengaruhi kesehatan.

Klikdokter.com, Jakarta Anda punya kebiasaan tidur larut malam? Jika ya, biasanya Anda akan kesulitan untuk bangun pada pagi hari. Pada akhirnya, Anda akan memencet tombol snooze alarm untuk memperpanjang waktu tidur. Bahkan bisa sampai berkali-kali.

Mungkin Anda akan merasa lega karena punya kesempatan untuk kembali tidur dan meringkuk di balik selimut. Namun sebenarnya, kebiasaan ini dapat mengacaukan ritme tubuh jika dilakukan terlalu sering,

Berikut ini empat dampak negatif jika terlalu sering memencet tombol snooze alarm pada pagi hari:

1. Hormon menjadi tidak teratur

Ketika Anda terbangun, hormon melatonin secara alami mulai menurun sedangkan hormon kortisol akan meningkat. Tidak hanya hormon kortisol, peningkatan juga terjadi pada zat kimia lain, seperti serotonin, dopamin, dan adrenalin. Beberapa hormon ini penting bagi tubuh karena dapat membuat Anda terus terjaga dan bergerak sepanjang hari.

Sementara ketika Anda terlalu sering menunda bangun pagi, hal ini akan membingungkan otak untuk melakukan penyesuaian. Akibatnya, tubuh Anda tidak memicu pelepasan hormon yang biasa terjadi sehingga sulit merasa segar kembali.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

2. Mengalami “mabuk tidur”

Ada fenonema yang disebut 'mabuk tidur' dan ketika ini terjadi, proses kognitif di otak tidak berjalan dengan baik. Terlalu sering menunda bangun pagi dapat memperburuk kualitas tidur, yang kemudian meningkatkan disorientasi selama beberapa waktu pasca bangun dari tidur.

Hasilnya? Anda akan merasa kesulitan dalam membuat keputusan, mudah bingung, serta lebih rentan terhadap pilihan-pilihan buruk. Sama halnya ketika Anda sedang mabuk alkohol.

3. Sembelit dan kembung

Tidur dan pencernaan memiliki sistem yang saling terkait. Keduanya bekerja dengan mengandalkan ritme sirkadian. Saat Anda bangun pagi, akan terjadi kontraksi otot pada saluran pencernaan sehingga memicu orang untuk buang air besar.

Alhasil ketika jadwal bangun Anda terganggu, tubuh tidak akan menunjukkan isyarat kapan seharusnya buang air besar. Efek buruknya, Anda akan mengalami sembelit dan kembung.  

4. Sensor lapar dalam tubuh terganggu

Idealnya, saat terbangun di pagi hari Anda harus merasa lapar. Ini karena ghrelin, hormon yang mengatur nafsu makan muncul saat Anda terbangun. Sementara saat Anda tidur, tubuh akan mengurangi produksi ghrelin.

Namun, ketika Anda terbangun dan melanjutkan tidur lagi, hal ini akan mengacaukan produksi hormon ghrelin sehingga mengubah sensor lapar dalam tubuh.

Itulah empat dampak buruk jika Anda terlalu sering memencet tombol snooze alarm pada pagi hari. Jumlah waktu tidur yang ideal sangat bergantung pada usia. Untuk orang dewasa, waktu tidur yang dibutuhkan adalah 7–8 jam sehari. Agar tak terkena gangguan kesehatan, upayakan untuk tidur cukup setiap harinya serta tetapkan jadwal tidur maupun bangun yang konsisten.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar