Sukses

Manfaat Senam Kegel untuk Ibu Hamil

Senam Kegel secara rutin dapat membantu kelancaran proses persalinan. Cari tahu cara melakukannya dengan tepat di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Kehamilan adalah anugerah tak terhingga dari Sang Pencipta. Untuk membantu kelancaran lahirnya sang buah hati ke dunia, ada baiknya ibu hamil berlatih senam Kegel untuk sebagai salah satu persiapan persalinan.

Nama senam ini diambil dari nama seorang dokter kebidanan dan kandungan yang bernama Arnold Kegel. Ialah yang pertama kali merekomendasikan wanita untuk melakukan senam Kegel untuk mengatasi kesulitan menahan buang air kecil yang kerap ditemui ibu yang baru melahirkan sekitar tahun 1940an.

Senam Kegel merupakan senam yang dilakukan untuk memperkuat otot dasar panggul. Otot dasar panggul ini adalah otot yang menopang organ kandungan, kandungan kemih, dan juga rektum (usus besar bagian akhir). Dengan melatih otot dasar panggul, Anda dapat mengendalikan otot vagina, rektum, dan saluran kemih dengan lebih baik.

Manfaat senam Kegel

Melatih otot dasar panggul dengan senam Kegel dapat membantu mencegah atau mengobati inkontinensia urine, yaitu masalah yang dialami dua per tiga wanita selama atau setelah kehamilan. Bahkan, latihan Kegel juga bisa mengurangi risiko inkontinensia alvi, yaitu kondisi yang dapat menyebabkan pembuangan feses kurang dapat dikendalikan.

Selain itu, senam Kegel ternyata juga bermanfaat untuk membantu ibu hamil dalam kelancaran persalinannya. Ibu hamil yang rajin berlatih senam Kegel secara rutin memiliki otot dasar panggul yang lebih kuat, sehingga kekuatan saat mendorong ketika melahirkan secara normal juga akan lebih kuat.

Senam Kegel yang dilakukan secara rutin juga dapat memperbaiki atau meminimalkan wasir yang dimiliki oleh ibu hamil. Tidak hanya bermanfaat sebelum dan sesudah persalinan, senam Kegel juga dapat membantu mempercepat penyembuhan perineum dan kembalinya kontrol dari kemampuan berkemih setelah melahirkan.

Cara melakukan senam Kegel

Cara melakukan senam Kegel sangat mudah dan dapat dilakukan kapan saja, di mana saja, bahkan saat Anda sedang beraktivitas. Pertama-tama, pastikan kandung kemih Anda kosong. Lalu berpura-puralah mencoba menahan kencing dan menahan kentut secara bersamaan, atau bayangkan Anda sedang duduk di atas sebuah kelereng dan seolah-olah mencoba menariknya ke dalam vagina. Jika Anda merasakan sensasi “meremas” dan “mengangkat”, berarti Anda melakukannya dengan benar.

Jika Anda tidak yakin sudah melakukannya dengan benar, cari tahu dengan memasukkan satu jari yang bersih ke dalam vagina lalu lakukan Kegel. Apabila Anda merasakan tekanan di seputar jari, Anda berada di tempat yang tepat! Atau Anda juga bisa mempraktikkan Kegel ketika berhubungan intim dengan pasangan. Jika dilakukan dengan benar, pasangan Anda pasti dapat merasakannya.

Pastikan untuk melakukan Kegel sambil menahan napas, sehingga Anda fokus hanya pada otot dasar panggul. Untuk para pemula, letakkan tangan di perut ketika melakukan Kegel untuk memastikan otot perut tetap relaks.

Praktikkan senam Kegel 10-20 kali sehari. Lakukan tiap sesi selama 5-10 detik, lalu beristirahat selama beberapa detik, lalu ulangi. Seiring meningkatnya kekuatan otot, usahakan menahan tiap sesi selama 10 detik, lalu santai sejenak selama 10 detik sebelum memulai lagi.

Melihat berbagai manfaatnya, senam Kegel sangat disarankan bagi ibu hamil, terutama mereka yang ingin melahirkan secara normal. Setelah melahirkan, jangan berhenti melakukan Kegel. Jadikan Kegel sebagai rutinitas harian, misalnya ketika Anda sedang menggendong anak, menonton TV, atau menyiapkan makan untuk keluarga. Dengan banyaknya manfaat Kegel, menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan yang terus-menerus akan memberikan manfaat kesehatan untuk Anda di kemudian hari.

[RN/ RVS]

 

0 Komentar

Belum ada komentar