Sukses

Fakta di Balik Mitos Populer Olahraga Kardio

Banyak orang yang salah sangka dengan olahraga kardio. Ini fakta yang sebenarnya.

Klikdokter.com, Jakarta Olahraga kardio merupakan jenis olahraga yang bermanfaat untuk meningkatkan detak jantung. Tak hanya itu, olahraga ini juga terbukti dapat menjaga kesehatan jantung dan paru, meningkatkan kekuatan tulang, mengurangi stres, serta memperbaiki kualitas tidur.

Namun, meski memiliki segudang manfaat sehat, olahraga kardio masih diselimuti berbagai mitos menyesatkan. Berikut fakta di balik mitos-mitos tersebut:

Mitos #1. Olahraga kardio harus dilakukan sebagai pemanasan

Faktanya, tidak ada cara yang benar atau salah dalam memulai olahraga. Banyak yang percaya bahwa olahraga kardio dapat membantu menghangatkan tubuh. Sementara yang lain percaya bahwa olahraga kardio dapat menurunkan kekuatan tubuh.

Sejumlah profesional dan penelitian mendukung kedua argumen tersebut. Namun semua sepakat, hal itu tergantung pada tiap individu dan tujuan mereka melakukan olahraga kardio. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Strength and Conditioning Research mengungkapkan, olahraga kardio dapat memengaruhi kekuatan tubuh. Periset menemukan bahwa setelah seseorang melakukan olahraga kardio di treadmill, terjadi penurunan kekuatan otot dan membuat tubuh tidak bisa banyak bergerak saat melakukan aerobik.

Di sisi lain, sebuah studi di British Journal of Sports Medicine menemukan manfaat olahraga kardio sebelum melakukan olahraga ketahanan fisik. Periset menyatakan bahwa olahraga kardio yang dilakukan sebelum olahraga ketahanan fisik mampu meningkatkan VO2max. Ini adalah indikator utama untuk mengukur tingkat oksigen yang dapat digunakan seorang atlet.

Mitos #2. High-Intensity Interval Training (HIIT) adalah cara terbaik untuk membakar lemak

Nyatanya, HIIT merupakan bentuk olahraga kardio yang menggunakan kombinasi latihan intensitas tinggi dengan intensitas sedang atau rendah dalam selang waktu tertentu. Meski metode ini bisa meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori per menit, HIIT bukanlah langkah terbaik untuk membakar lemak di dalam tubuh. 

Selama menerapkan metode ini, sebagian besar kalori yang terbakar berasal dari non-lemak – misalnya karbohidrat atau protein. HIIT menggunakan karbohidrat sebagai sumber bahan bakar yang dominan, karena merupakan aktivitas dengan intensitas tinggi (anaerobik).

Mitos #3. Fast cardio adalah yang terbaik

Perlu diketahui, istilah fast cardio mengacu pada aktivitas kardio yang dilakukan saat perut kosong. Beberapa orang meyakini, tindakan ini dapat menurunkan berat badan dengan cepat.

Akan tetapi, sebuah studi di Journal of the International Society of Sports Nutrition menyebutkan, baik dilakukan saat perut kosong ataupun tidak, penurunan berat badan yang dirasakan tidak memiliki perbedaan yang terlalu signifikan. Temuan ini mendukung gagasan bahwa perubahan kondisi tubuh tidak terpengaruh, apakah seseorang makan atau tidak sebelum berolahraga.

Itulah beberapa fakta di balik mitos seputar olahraga kardio yang wajib Anda ketahui. Lakukanlah olahraga ini bersamaan dengan penerapan gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta istirahat cukup. Dengan begini, manfaat sehatnya dapat terus Anda rasakan.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar