Sukses

Cara Efektif Mengobati Neuropati

Neuropati bukan penyakit, melainkan gejala dari kerusakan saraf. Berikut ini cara mengobatinya.

Klikdokter.com, Jakarta Neuropati bukan penyakit, melainkan gejala dari kerusakan saraf. Kerusakan saraf bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti cedera pada saraf, kekurangan vitamin tertentu, gangguan pada sistem saraf pusat (otak), dan lainnya.

Ada beberapa jenis neuropati, salah satu yang paling sering terjadi yaitu neuropati perifer. Neuropati perifer merupakan kerusakan saraf yang terjadi di ekstremitas seperti jari-jari, tangan, dan kaki. Gejala yang muncul berbeda-beda tergantung pada bagian saraf yang mengalami kerusakan.

Saraf perifer memiliki tiga fungsi. Pertama, fungsi sensorik yaitu untuk membantu tubuh merasakan sensasi seperti sentuhan  dan rasa nyeri. Kedua, fungsi motorik untuk mengontrol pergerakan otot. Ketiga, fungsi autonomik untuk mengatur fungsi tubuh, seperti pengeluaran keringat, tekanan darah, serta fungsi buang air kecil dan besar.

Hal pertama yang dilakukan untuk mengatasi neuropati perifer yaitu mengetahui sumber penyebabnya. Tetapi perlu diingat bahwa hanya ada beberapa gejala neuropati yang bisa hilang total.

Contohnya, jika neuropati disebabkan oleh diabetes (pada tahap awal), maka pengobatannya adalah dengan mengontrol gula darah. Jika neuropati disebabkan oleh konsumsi alkohol yang tinggi, maka yang harus dilakukan adalah menghentikan konsumsi alkohol. Jika neuropati disebabkan oleh kekurangan vitamin B12, maka dapat diatasi dengan pemberian vitamin B12.

Lain hal dengan neuropati yang disebabkan oleh diabetes kronik, biasanya saraf-saraf yang sudah mengalami kerusakan tidak dapat diperbaiki (bersifat permanen). Penyebab lainnya yang sering terjadi adalah penjepitan pada saraf perifer. Pada kasus carpal tunnel syndrome misalnya, terjadi penjepitan saraf di pergelangan tangan, sehingga jari-jari merasakan rasa kebas, kesemutan, dan nyeri.

Agar gejala tersebut hilang, penjepitan tersebut harus diatasi melalui operasi. Jika jepitan tersebut sudah diatasi, maka neuropati pun akan hilang.

Jadi yang terpenting adalah mengenali gejala-gejala neuropati, kemudian mencoba mengidentifikasi penyebabnya. Dengan mengetahui penyebabnya, neuropati dapat diobati sebelum akhirnya menyebabkan kerusakan yang permanen.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar