Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penyebab Vagina Kering Setelah Melahirkan

Keluhan vagina kering setelah melahirkan merupakan hal yang normal. Jangan cemas, pahami selengkapnya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Secara alami, vagina akan mengalami perubahan setelah seorang wanita melahirkan. Mungkin Anda akan merasakan vagina kering, lebih lebar, atau sakit selama beberapa waktu. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut terbilang umum dan normal. 

Kondisi vagina kering setelah melahirkan berkaitan dengan rendahnya tingkat estrogen dalam tubuh. Saat seorang wanita menyusui, kadar estrogen dalam tubuh memang lebih rendah dibandingkan pada wanita yang tidak menyusui.

Ketika masa menyusui selesai dan periode menstruasi kembali normal, maka kadar estrogen juga akan kembali normal. Hormon estrogen pada wanita penting untuk menimbulkan hasrat seksual

Hormon ini yang mendorong  meningkatnya aliran darah ke organ intim dan memicu  pelumasan vagina.

Anda bisa saja merasa kondisi vagina kering setelah melahirkan  menimbulkan gangguan pada  hubungan intim, seperti timbulnya rasa nyeri. Untuk itu ada beberapa kiat yang bisa Anda coba, seperti:

  • Gunakan pelumas ketika berhubungan intim. Jika pasangan Anda memakai kondom, hindari pelumas yang berbahan dasar minyak atau petroleum karena dapat merusak kondom.
  • Gunakan pelembap vagina. Anda bisa mengapliasikannya beberapa hari sekali.
  • Bicarakan kepada dokter tentang kemungkinan penggunaan krim estrogen pada vagina.
  • Banyak minum air putih agar tubuh terhidrasi dengan baik.
  • Hindari penggunaan pembersih dan sabun vagina, karena dapat mengiritasi jaringan vagina yang sensitif.
  • Lakukan  foreplay lebih lama dan jelaskan pada pasangan posisi yang membuat Anda nyaman. 

Selain cara-cara tersebut, terapkan juga pola hidup sehat yang dapat mendukung Anda pulih dari masalah vagina kering. Misalnya, istirahat cukup dan mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi. Bila perlu, berkonsultasilah pada dokter seputar gangguan yang Anda alami.

(RH)

0 Komentar

Belum ada komentar