Sukses

Dokter Gedung Putih: Trump Overweight dan Kolesterol Tinggi

Hasil pemeriksaan kesehatan tahunan dokter Gedung Putih, Presiden Trump kelebihan berat badan dan kolesterol tinggi.

Klikdokter.com, Jakarta Dokter Gedung Putih, Ronny Jackson, mengatakan pada konferensi pers hari Selasa (16/1) bahwa Presiden Donald Trump memiliki kondisi kesehatan yang “sangat baik”. Namun, beberapa angka dan statistik yang ia paparkan justru memberikan gambaran yang berbeda.

Trump menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan pertamanya sebagai presiden di Walter Reed National Military Medical Center pada 12 Januari 2018 lalu.

Hasil pemeriksaan kesehatan tahunan Trump

Dalam laporan Jackson, beberapa area kesehatan Trump yang dinilainya berisiko tinggi adalah kadar kolesterol dan berat badan.

Di usianya yang ke-71, Trump mengendalikan kesehatannya dengan meminum Crestor, untuk kolesterol; aspirin dosis rendah untuk mencegah serangan jantung; antibiotik untuk menangani penyakit kulit rosacea; dan Propecia untuk membendung kebotakan.

Jackson menyebut Trump mengalami kelebihan berat badan, dengan tinggi badan 190 cm dan berat 108 kilogram. Menurut hitungan indeks massa tubuh, Trump hampir memasuki kategori obesitas. Namun, tekanan darahnya tergolong normal dengan level 122/74.

Sementara itu, kadar kolesterol Trump dinilai sangat tinggi. Total kolesterolnya mencapai 223, dan kolesterol LDL (kolesterol “jahat”) sekitar 143, meskipun ia sudah meminum Crestor untuk membantu mengontrolnya. Jackson mengatakan bahwa ia berencana untuk menaikkan dosis obat tersebut.  

Sesuai permintaan Trump, Jackson juga melaksanakan Montreal Cognitive Assessment, tes skrining umum untuk gangguan kognitif ringan dan penyakit Alzheimer. Hasilnya, Trump mencetak skor 30 dari 30.

Skor tersebut menunjukkan bahwa Trump memiliki kendali atas kemampuan dasar berpikirnya. “Saya tidak ada kekhawatiran sama sekali mengenai kemampuan kognitifnya,” ungkap Jackson. 

Trump memiliki gen yang hebat

Ketika ditanya mengapa pria yang hampir obesitas dan meminum obat penurun kolesterol dianggap memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, Jackson menjawab, “Itu adalah masalah genetik. Beberapa orang memiliki gen yang sangat hebat.”

Bahkan, Jackson berkata Trump dapat mencapai usia 200 tahun jika pola makannya berubah.

Ia menambahkan bahwa selain menurunkan berat badan dengan berolahraga, Trump juga akan memantau dietnya dengan bantuan ahli gizi. Nantinya, ahli gizi tersebut akan bekerja sama dengan koki Gedung Putih untuk menyiapkan makanan yang lebih sehat. Asupan kalori, lemak, dan karbohidrat akan dikurangi.

Seperti kebanyakan pria seusianya, Donald Trump memiliki kolesterol tinggi dan berat badan yang berlebih, dua hal yang bisa membuatnya berisiko terkena penyakit jantung. Hal ini relatif mudah ditangani jika ia meningkatkan dosis obat penurun kolesterol dan membuat perubahan gaya hidup. Tanpa perubahan tersebut, menurut Mayo Clinic, Trump memiliki risiko moderat terkena serangan jantung dalam tiga sampai lima tahun ke depan.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar