Sukses

Tes Kesehatan yang Harus Dilakukan Sebelum Menikah

Bagi Anda yang sedang merencanakan pernikahan, pastikan telah melakukan beberapa tes kesehatan pranikah ini terlebih dahulu.

Dalam merencanakan pernikahan, mungkin yang langsung terpikir adalah persiapan pesta dan busana. Namun, apa Anda juga telah menjalani tes kesehatan sebelum menikah?

Tes kesehatan pranikah perlu dilakukan setiap pasangan yang akan menikah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing. 

Cakupannya mulai dari kondisi kesuburan hingga ada atau tidaknya riwayat penyakit genetik dan penyakit menular, khususnya yang ditularkan melalui hubungan intim. Selain itu, cek pranikah juga sangat penting untuk menunjang keberhasilan dalam memiliki keturunan. 

Jika ada beberapa penyakit atau kondisi kesehatan tertentu yang diketahui saat tes kesehatan pranikah, maka dokter akan memberikan penanganan terlebih dahulu sebelum Anda menikah. 

Karena berbagai manfaat di atas, tes kesehatan sebelum menikah amat disarankan. Berikut beberapa tes kesehatan pranikah yang perlu dilakukan:

1 dari 4 halaman

1. Tes Golongan Darah dan Rhesus

Pemeriksaan golongan darah penting agar pasangan mengetahui golongan darah masing-masing. Pasalnya, golongan darah orang tua akan menentukan golongan darah anak dari pasangan tersebut. 

Selain itu, pemeriksaan rhesus juga amat penting. Apabila pasangan memiliki rhesus berbeda, ada kemungkinan janin yang dikandung memiliki rhesus yang berbeda dengan ibunya. 

Hal tersebut akan menimbulkan sejumlah komplikasi. Karena itu, penting untuk mengetahuinya sebelum pernikahan.

2. Pemeriksaan Darah Lengkap 

Pemeriksaan ini biasanya mencakup pemeriksaan hemoglobin, leukosit (sel darah putih), trombosit (keping darah), dan komponen darah lainnya. Hal ini penting untuk mengetahui kondisi umum dari masing-masing pihak. 

Melalui pemeriksaan ini, beberapa penyakit seperti anemia dan infeksi dapat terdeteksi. 

Artikel lainnya: Ingin Cek Kesehatan? Ini Anjurannya Menurut Usia

2 dari 4 halaman

3. Pemeriksaan TORCH

Bagi wanita yang akan menikah dan merencanakan kehamilan, penting untuk melakukan pemeriksaan TORCH yaitu pemeriksaan toksoplasma, rubella, CMV, dan herpes. 

Jika penyakit-penyakit tersebut dialami wanita hamil, maka dapat menyebabkan cacat bawaan pada janin, seperti defek tuba neuralis (neural tube defect), katarak kongenital pada bayi, dan sebagainya. 

Karena itu, penting untuk mendeteksi adanya penyakit infeksi TORCH pada setiap calon ibu. Bila seseorang mengalami infeksi ini dan diobati dengan segera, penularan kepada bayi dapat dicegah. 

4. Pemeriksaan HIV dan Hepatitis B 

Infeksi HIV dan hepatitis B dapat ditularkan dari ibu kepada bayi. Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan HIV, serta hepatitis B dan hepatitis C pada setiap calon pasangan yang akan menikah. 

Tes ini tak hanya berlaku bagi calon pengantin wanita, tetapi juga calon pengantin pria.

Artikel lainnya: Adakah Pengaruh Gigi Berlubang Terhadap Tes Kesehatan?

3 dari 4 halaman

5. Pemeriksaan Penyakit Menular Seksual

Ada beberapa penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual, seperti sifilis, HIV, dan sebagainya. 

Untuk itu, salah satu komponen penting dalam tes kesehatan sebelum menikah adalah pemeriksaan penyakit menular seksual, seperti pemeriksaan VDRL dan berbagai pemeriksaan lainnya. 

6. Pemeriksaan Kadar Gula Darah 

Tes ini dapat dilakukan pada calon pengantin wanita maupun pria guna menilai risiko diabetes di masa mendatang. Pemeriksaan kadar gula darah juga penting untuk mencegah diabetes pada kehamilan.

7. Pemeriksaan Kesuburan 

Bagi pasangan yang ingin memiliki anak setelah menikah, pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan reproduksi masing-masing. 

Pria dapat melakukan analisis sperma. Sementara, wanita bisa menjalani USG kandungan, pemeriksaan HSG, dan pemeriksaan hormon bila diperlukan. 

Beberapa pemeriksaan di atas dapat Anda lakukan di fasilitas kesehatan primer maupun sekunder seperti rumah sakit. 

Anda disarankan untuk melakukan tes kesehatan pranikah 4-6 bulan sebelum pernikahan. Jadi, apabila terdapat masalah kesehatan atau kelainan, masih ada cukup waktu untuk menjalani pengobatan. 

Selain pesta pernikahan, persiapan kesehatan sebelum menikah juga perlu diprioritaskan bersama pasangan. Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai cek kesehatan pranikah, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter via Live Chat KlikDokter. 

(FR/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar