Sukses

Ibu Hamil, Perhatikan Ini Saat Naik Pesawat

Apa saja yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil sebelum melakukan perjalanan dengan naik pesawat?

Klikdokter.com, Jakarta Banyak mitos yang beredar di masyarakat untuk ibu hamil. Salah satunya mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh naik pesawat karena bisa mengancam keselamatan janinnya. Apakah anggapan ini benar?

Menurut dr. Reza Fahlevi, selama kondisi tubuh sehat dan tidak terdapat komplikasi selama masa kehamilan, bepergian menggunakan pesawat adalah sesuatu yang wajar. Namun, saat ibu hamil memasuki trimester ketiga, penerbangan biasanya akan memicu timbulnya mual, muntah, dan sakit pinggang akibat duduk terlalu lama.

Usia kehamilan ideal untuk naik pesawat

Meskipun tidak ada aturan baku mengenai kapan waktu terbaik ibu hamil boleh bepergian dengan pesawat, Reza mengatakan bahwa 4–7 bulan merupakan usia kehamilan yang ideal untuk melakukan penerbangan.

Usia kehamilan terbaik untuk melakukan perjalanan udara adalah selama kehamilan trimester kedua sebelum usia kehamilan 35 minggu (untuk penerbangan internasional), atau sebelum usia kehamilan 36 minggu (untuk penerbangan domestik).

“Hal ini dilakukan mengingat terdapat peningkatan risiko keguguran pada ibu hamil trimester pertama dan risiko kelahiran dalam pesawat pada ibu hamil trimester ketiga,” jelasnya.

Pada trimester pertama kehamilan, beberapa wanita kerap mengalami mual dan mudah lelah. Kondisi ini tentu dapat mengganggu perjalanan. Terlepas dari apakah Anda sedang naik pesawat atau tidak, risiko untuk mengalami keguguran tetap lebih tinggi pada masa awal tiga bulan masa kehamilan.

Bawa bekal sendiri

Reza menyarankan ibu hamil untuk membawa makanan dan minuman sendiri demi menjaga kebutuhan nutrisi selama perjalanan. Selain itu, mencukupi konsumsi air putih sebelum, selama, dan setelah perjalanan juga penting untuk menghindari dehidrasi.

Untuk mengurangi risiko pembengkakan, cobalah untuk menempatkan diri Anda dalam posisi yang nyaman di mana Anda dapat meluruskan betis secara berkala. Jika penerbangan panjang, berjalan sebentar satu jam sekali di lorong bisa Anda lakukan. Gunakan alas kaki yang nyaman dan terbuka.

Bagi ibu hamil yang akan melakukan perjalanan dengan pesawat, lebih baik mendiskusikannya terlebih dulu dengan dokter kandungan. Nantinya dokter dapat memastikan apakah kondisi Anda layak atau tidak. Meski demikian, jika kondisi kehamilan Anda memang lemah, sebaiknya penerbangan tidak dilakukan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar