Sukses

Mitos Hamil Muda yang Tak Boleh Anda Percaya

Banyak mitos keliru tentang hamil muda yang beredar di masyarakat. Yuk, simak berbagai mitos hamil muda yang tak perlu dipercaya berikut ini.

Seorang wanita yang sedang hamil muda memiliki banyak pantangan yang harus dipatuhi. Namun, sayangnya tidak sedikit dari pantangan tersebut yang sebenarnya hanya mitos belaka.

Banyaknya mitos hamil muda yang beredar membuat Anda harus cermat dalam menyaring informasi.

Jangan sampai merasa terbebani atau justru parno berlebihan akibat mitos-mitos tersebut. Berikut ini beberapa mitos hamil muda beserta fakta medisnya:

1 dari 5 halaman

1. Wanita yang Hamil Muda Tidak Boleh Berolahraga

Tidak sedikit wanita hamil yang menganggap olahraga bisa mengganggu kondisi janin. Namun, fakta menyebutkan olahraga justru bisa membawa pengaruh sebaliknya.

Ya, olahraga tertentu yang dilakukan selama hamil dapat memberikan manfaat, mulai dari menjaga kesehatan ibu dan janin hingga memperlancar proses bersalin.

Beberapa olahraga yang dapat dilakukan wanita hamil muda misalnya yoga prenatal dan senam hamil.

Namun, sebelum memilih olahraga, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui jenis olahraga yang aman dan dapat dilakukan selama hamil.

2. Makan Nangka saat Hamil Muda Sebabkan Keguguran

Buah nangka sebenarnya aman dikonsumsi saat hamil muda. Bukan menyebabkan keguguran, buah nangka justru membawa sederet manfaat sehat.

Buah nangka mengandung vitamin A, B, C, D, beta karoten, kalsium, dan mineral. Tidak hanya itu, buah ini juga mengandung serat yang sangat baik untuk melancarkan buang air besar.

Meski baik dan tidak menyebabkan keguguran, wanita yang hamil muda tetap harus membatasi jumlah nangka yang dikonsumsi.

Lalu, jika Anda memiliki alergi nangka, maka sebaiknya hindari konsumsi buah ini sama sekali.

Artikel Lainnya: Puasa bagi Ibu Hamil Muda, Apakah Aman?

2 dari 5 halaman

3. Wanita yang Hamil Muda Dilarang Bepergian Jauh

Wanita yang sedang hamil muda dapat tetap bepergian jauh, asalkan kondisi kehamilan sehat dan tidak ada komplikasi. Namun, Anda harus tetap berhati-hati. Karena saat hamil muda, akan merasakan morning sickness dan mudah lelah.

Tidak hanya itu, wanita yang hamil muda juga wajib memerhatikan hal-hal berikut untuk dapat bepergian jauh dengan aman dan nyaman:

  • Pilih tempat duduk paling strategis, agar akses untuk berjalan dan ke toilet lebih mudah.
  • Bawa obat-obatan pencegah mual yang diberikan dokter atau bidan.
  • Gunakan stocking khusus, agar sirkulasi darah tetap lancar.
  • Hindari posisi diam dalam waktu lama, lakukan peregangan atau gerakkan tubuh Anda secara berkala.
  • Cukupi kebutuhan cairan agar tidak dehidrasi.

4. Ngulet saat Tidur Berbahaya bagi Wanita yang Hamil Muda

Hingga saat ini, belum ada penelitian medis yang menyebutkan ngulet saat tidur berbahaya bagi wanita yang hamil muda.

Para ahli bahkan menyarankan wanita yang hamil muda untuk melatih otot perut selama kehamilan.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat otot perut yang nantinya dapat membantu mengurangi keluhan nyeri punggung.

Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan. Selain itu, lakukan olahraga di tempat latihan khusus ibu hamil yang tersertifikasi atau dilatih oleh ahli profesional.

Artikel Lainnya: Hamil Muda, Perlukah Ibu Diet Khusus?

3 dari 5 halaman

5. Berhubungan Seks saat Hamil Muda Berbahaya bagi Janin

Saat hamil, bukan berarti tidak boleh berhubungan badan dengan pasangan. Anda tetap boleh berhubungan seksual saat hamil, karena aktivitas ini tidak menyakiti janin.

Selama memiliki kehamilan normal, tidak ada keluhan flek atau perdarahan, letak plasenta normal, dan dalam keadaan sehat, berhubungan badan diperbolehkan.

Artikel Lainnya: Mengapa Bisa Pusing dan Mual Saat Hamil Muda?

6. Saat Hamil Muda, Harus Mual Muntah atau Morning Sickness

Mual muntah saat awal kehamilan atau morning sickness bukanlah suatu tanda pasti yang muncul saat hamil.

Keluhan mual dan muntah saat kehamilan berhubungan dengan meningkatnya hormon kehamilan pada tubuh.

Apabila Anda tidak merasakan mual muntah saat hamil muda, tidak perlu khawatir. Hal ini bisa disebabkan karena tubuh beradaptasi dengan hormon kehamilan secara cepat.

4 dari 5 halaman

7. Ngidam saat Hamil Muda, Bila Tak Kesampaian akan Membuat Anak Sering Ngeces

Sering kali ibu hamil menginginkan sesuatu, entah makanan, minuman, atau hal lainnya.

Konon, keinginan ini harus dipenuhi agar anak yang lahir nanti tidak mengeluarkan air liur berlebihan alias ngeces. Sayangnya, ini hanya mitos belaka dan tidak pernah terbukti dalam dunia medis.

Anak sering ngeces bukan pertanda dari keinginan bumil yang tidak terpenuhi. Ada beberapa penyebab anak jadi sering ngeces, seperti sedang tumbuh gigi, sakit (misalnya pilek), atau kondisi medis lainnya misalkan cerebral palsy.

Artikel Lainnya: Adakah Risiko Keguguran Bila Naik Ojek Saat Hamil Muda

8. Ibu hamil Tidak Boleh Gunting Rambut karena akan Membuat Bayi Cacat

Menurut kepercayaan, ibu hamil dilarang menggunting rambutnya karena akan membuat bayi terlahir cacat.

Padahal bagi sebagian wanita, menggunting rambut secara rutin adalah cara merawat rambut agar tetap sehat dan kuat.

Hubungan gunting rambut dan bayi lahir cacat hanyalah mitos dan tidak terbukti secara medis.

Bayi terlahir cacat bisa disebabkan karena kelainan genetik maupun infeksi selama kehamilan (misalnya TORCH).

Itulah beberapa mitos seputar hamil muda yang tidak boleh Anda percaya. Mulai saat ini, lebih bijaklah dalam menyikapi segala informasi yang beredar, terutama bila menyinggung masalah kesehatan.

Jangan ragu bertanya kepada dokter seputar masalah kesehatan selama masa kehamilan melalui fitur LiveChat dari Klikdokter. Anda juga bisa menggunakan Kalender Kehamilan untuk bantu memantau kehamilan. 

(FR/AYU)

    0 Komentar

    Belum ada komentar