Sukses

Cara Praktis agar Gigi Bebas Jigong

Tidak ingin bau mulut gara-gara banyak jigong di gigi? Ini cara praktis yang efektif untuk mengatasinya.

Klikdokter.com, Jakarta Jigong alias plak gigi merupakan salah satu kondisi yang membuat tampilan gigi menguning. Selain dapat menganggu penampilan rongga mulut, jigong yang menempel di gigi juga dapat menyebabkan terjadinya bau mulut.

Jigong terbentuk akibat bakteri yang menempel di gigi. Lapisan ini biasanya berupa lapisan berwarna kuning atau putih, yang umumnya berada di antara gigi dan bagian gusi yang menempel pada gigi.

Menurut drg. Callista Argentina, jika dibiarkan, jigong dapat menimbulkan bau mulut dan beberapa keluhan berikut ini:

· Periodontitis

Jenis infeksi pada gusi ini bisa mengakibatkan kerusakan tulang gigi di sekitar rahang. Periodontitis menyebabkan terbentuknya celah antar gigi dan gusi. Jika tidak diatasi dengan baik dan benar, gigi bisa terlepas dari gusi.

· Gingivitis

Gingivitis merupakan peradangan pada gusi, dengan gejala khas gusi berdarah, berwarna kemerahan, nyeri dan bengkak.

· Kalkulus tartar

Ini adalah lapisan plak yang mengeras, dan tidak bisa dibersihkan hanya dengan sikat dan pasta gigi.

· Gigi berlubang

Bakteri yang bersembunyi di balik jigong dapat menyebar ke bagian akar gigi, dan menyebabkan kerusakan di bagian tersebut. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit gigi hingga abses.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

Anda tentu tidak ingin mengalami kondisi di atas gara-gara jigong yang tidak teratasi, bukan? Tenang, tidak perlu khawatir. Menurut drg. Arni Maharani, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk membantu mengatasi jigong yang menempel di gigi:

1. Menyikat gigi

Ini adalah cara terbaik untuk mengatasi jigong yang menempel di gigi. Agar benar-benar efektif, Anda harus menyikat gigi paling tidak dua kali sehari.

Dalam menyikat gigi, pastikan waktu penyikatan adalah dua sampai tiga menit, melakukan gerakan berulang pada tiap permukaan gigi, memakai pasta gigi, serta menggunakan sikat gigi dengan ujung kepala kecil dan berbulu lembut. Pastikan pula sela-sela gigi tersikat dengan baik.

2. Menggunakan obat kumur

Setelah menyikat gigi, tindakan selanjutnya adalah menggunakan larutan kumur yang mengandung fluoride. Dengan ini, rongga mulut Anda akan sepenuhnya bersih dan bebas jigong.

3. Berkunjung ke dokter gigi

Jika Anda memiliki jigong yang mengeras dan membentuk karang, jangan ragu untuk segera berkunjung ke dokter gigi. Ini karena jigong yang membentuk karang hanya bisa dibersihkan dengan bantuan ultrasonic scaler.

Tidak hanya membantu mengatasi masalah jigong di gigi, berkunjung ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali juga dapat membuat rongga mulut Anda bersih dan sehat setiap saat.

Jangan sampai jigong mengganggu penampilan rongga mulut, atau bahkan menurunkan kualitas hidup Anda. Segera atasi dengan cara-cara yang sudah disebutkan di atas.

[NB/ RVS]

1 Komentar

  • Agus Surya Pratama

    Dok,kakak saya habis oprasi rahang bawah itu kan dikunci pakai kawat tapi gimana supaya bisa makan dan minum obat buat minum pakai sedotan aja susah karna kawat terlalu kencang? Trimakasih