Sukses

Tren Diet CICO, Hitung Kalori agar Sukses

Diet CICO sedang ramai diperbincangkan. Bagaimana metode diet ini dapat menurunkan berat badan?

Klikdokter.com, Jakarta Memperoleh berat badan ideal adalah harapan setiap orang. Makin besar penurunan berat badan seseorang, orang tersebut dipandang makin sehat. Itulah sebabnya berbagai metode diet terus dikembangkan. Salah satu yang saat ini sedang ramai diperbincangkan adalah metode diet CICO.

Diet CICO adalah akronim dari “calories in, calories out”. Secara sederhana, teori dasar di balik metode diet ini adalah menjaga agar kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak lebih besar daripada kalori yang terpakai untuk aktivitas tubuh. Dengan demikian, tubuh selalu berada dalam kondisi keseimbangan energi negatif (negative energy balance).

Dengan metode diet CICO, seseorang tidak merasa sedang diet ketat. Ia masih bisa menyantap makanan favoritnya, meskipun dalam jumlah terbatas. Selama masih sesuai dengan batasan kalori yang dikeluarkan, tidak perlu ragu untuk mengonsumsi makanan apa pun. Tak heran banyak yang menerapkannya dan menuai hasil yang cukup memuaskan, yaitu penurunan berat badan secara signifikan.

Namun, di balik berbagai keuntungan yang ditawarkan metode diet ini, ada pula kekurangannya. Metode diet ini terkesan hanya memusatkan perhatian pada jumlah kalori yang masuk dan keluar dari tubuh. Padahal, kenyataannya proses metabolisme tubuh tidak sesederhana itu.

Setiap makanan yang masuk akan menjalani metabolisme yang kompleks dan melibatkan berbagai enzim dan hormon. Bila hanya fokus pada jumlah kalori, Anda akan rentan kekurangan berbagai nutrisi penting lainnya.

Sebagai contoh, Anda mengonsumsi total 1,500 kkal per hari yang diperoleh dari konsumsi kue manis atau cokelat saja. Kemudian Anda melakukan aktivitas fisik dan menghabiskan kalori sebanyak 1,500 kkal.

Secara perhitungan, mungkin tampak sudah berhasil dan seimbang antara kalori yang masuk dan keluar. Namun, jenis zat gizi yang masuk dalam tubuh bisa saja tidak lengkap. Anda hanya mengonsumsi karbohidrat saja, sementara untuk kebutuhan protein, lemak, vitamin, dan mineral belum terpenuhi.

Inilah sebabnya meskipun berhasil menurunkan berat badan, beberapa orang yang menjalankan metode diet ini sering kali mengalami kekurangan nutrisi.

Oleh karena itu, sebelum menjalani metode diet CICO atau yang lain, sebaiknya Anda mempertimbangkan baik-baik kelebihan dan kekurangannya. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter ahli gizi untuk mendapatkan metode diet terbaik bagi Anda.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar