Sukses

Nafsu Makan Berkurang Akibat Patah Hati, Kok Bisa?

Patah hati dipercaya mengakibatkan berkurangnya nafsu makan. Benarkah? Kenapa nafsu makan hilang setelah putus cinta? Yuk, simak di sini.

Hampir semua orang pasti pernah merasakan yang namanya patah hati. Patah hati adalah pengalaman yang sangat menyakitkan. Kita tentunya tidak ingin merasakan lagi kondisi tersebut. 

Patah hati terjadi ketika merasa kehilangan sesuatu atau kehilangan seseorang yang kita cintai. Misalnya, ketika kehilangan anggota keluarga, hewan peliharaan, orang yang penting untuk hidup kita, pekerjaan, dan lain-lain. 

Patah hati dapat menyebabkan stres berat, terutama bila kejadiannya mendadak. Stres yang timbul dapat memengaruhi emosi dan fisik. Bahkan, butuh waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan tahunan untuk kembali pulih dari patah hati 

Sudah banyak penelitian yang mengkaji apa yang terjadi di dalam tubuh saat patah hati. Semua orang dapat memiliki respons yang berbeda. Beberapa orang ada yang merasakan tidak semangat, tidak berenergi, termasuk tidak nafsu makan. 

Artikel Lainnya: 10 Cara Menambah Nafsu Makan untuk Anda Coba

1 dari 3 halaman

Penyebab Nafsu Makan Berkurang Setelah Patah Hati

Sebuah studi dilakukan oleh Rutgers University meneliti responden yang merasakan patah hati. Hasil penelitian menyatakan, bagian otak yang terhubung dengan rasa ‘sakit hati’ memberikan respons kuat. 

Kemudian, hal ini membawa pengaruh ke detak jantung dan pada akhirnya membuat selera makan menjadi kacau.

Menurut ahli hubungan asmara, Marina Pearson, saat seseorang mengalami patah hati, hal pertama yang dilakukan oleh tubuh adalah menciptakan lebih banyak hormon adrenalin. Keadaan ini membuat sistem pencernaan melambat, sehingga tubuh tidak akan merasa cepat lapar. 

Tidak hanya itu, hormon adrenalin yang meningkat akibat patah hati juga dapat membuat kadar hormon kortisol melonjak. Kondisi hormon kortisol yang meningkat dapat menyebabkan:

  • Kadar gula darah meningkat
  • Kehilangan kalsium dari tulang
  • Tekanan darah tinggi
  • Kehilangan massa otot
  • Lemak meningkat
  • Fungsi kognitif menurun

Jika Anda sedang patah hati dan mengalami kondisi di atas, jangan tinggal diam. Segera cari solusi dari psikolog agar kondisi hati dan nafsu makan Anda bisa kembali normal.

Artikel Lainnya: Pengaruh Olahraga pada Nafsu Makan

2 dari 3 halaman

Cara Kembalikan Nafsu Makan Setelah Patah Hati

Selain mencari pertolongan tenaga ahli sebenarnya Anda juga dapat melakukan perawatan diri di rumah agar dapat kembali nafsu makan. Berikut yang dapat Anda lakukan:

  1. Izinkan Diri untuk Bersedih 

Hal terbaik yang dapat dilakukan adalah memberi diri Anda izin untuk merasakan semua perasaan sedih, marah, rasa bersalah dan kesepian. Anda perlu memberi ruang untuk berduka. 

Memang terasa mudah diucapkan daripada dilakukan. Meskipun tidak menyenangkan, namun hal ini dapat membuat Anda merasa memegang kendali kembali. Proses ini adalah awal penyembuhan untuk melanjutkan hidup Anda. 

  1. Lakukan perawatan diri 

Saat patah hati, Anda jadi sering melupakan kebutuhan diri sendiri. Padahal, berduka umumnya sangat menguras energi. Dianjurkan untuk melakukan meditasi atau berolahraga. Selain itu, tetaplah makan dan minum meskipun sedikit untuk menjaga energi. 

Anda bisa coba pergi ke salon lalu menggunting gaya rambut baru, berdandan, atau melakukan perawatan diri yang menyenangkan. Penelitian menemukan bahwa menghabiskan waktu di luar rumah sebanyak dua jam per minggu dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental. 

  1. Bicarakan Kepada Teman atau Keluarga Terdekat

Anda dapat berbagi cerita kepada teman atau kerabat terdekat saat sedang merasakan patah hati. Dukungan emosional dari mereka bisa menjauhkan diri Anda dari pikiran negatif. 

  1. Hindari Melakukan Kebiasaan Buruk sebagai Pelampiasan

Jangan melampiaskan kesedihan dengan melakukan kebiasaan buruk seperti minum alkohol atau narkoba. Hal tersebut tidak akan menyelesaikan masalah dan malah memperburuk kondisi kesehatan maupun emosional diri sendiri. Nafsu makan Anda pun tidak akan membaik dengan melakukan gaya hidup tidak sehat.

  1. Membuat Kebiasaaan dan Rencana Baru 

Setelah merasakan kehilangan, cobalah untuk fokus kepada diri sendiri. Rencanakan hal yang menyenangkan untuk mengembangkan diri Anda. Lakukan hobi baru atau coba hal-hal yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Kegiatan tersebut bisa memulihkan dan melupakan patah hati Anda.

Ketika Anda sudah berhasil kembali merasakan hal positif, nafsu makan pun akan kembali normal. Respon setiap orang dalam menghadapi patah hati bisa berbeda. 

Cobalah untuk menerima kenyataan dan pahami bahwa kesedihan Anda akan membutuhkan waktu untuk sembuh. 

Apabila ada yang ingin ditanyakan tentang bagaimana mengatasi patah hati yang sampai sebabkan kondisi kesehatan terganggu, konsultasikan hal tersebut dengan dokter atau psikolog lewat fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar