Sukses

4 Cara Aman Lakukan Diet Atkins

Diet Atkins kian populer untuk menurunkan berat badan. Ini cara aman untuk melakukannya.

Klikdokter.com, Jakarta Diet Atkins pertama kali dipopulerkan oleh seorang dokter bernama Dr. Robert C. Atkins, pada bukunya yang diluncurkan tahun 1972. Metode diet ini membebaskan pelakunya untuk mengonsumsi makanan berlemak dan berprotein, selama menghindari asupan tinggi karbohidrat.

Meski terdengar simpel, diet Atkins menuai banyak kontroversi lantaran dianggap tidak sehat. Oleh karena itu, diet ini tidak bisa dilakukan sembarangan dan tanpa pengawasan.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang harus Anda tempuh, agar diet Atkins benar-benar bermanfaat:

  • Tetap konsumsi makanan rendah karbohidrat

Pada diet Atkins, yang harus Anda hindari adalah makanan tinggi karbohidrat. Ini berarti Anda tetap membutuhkan asupan rendah karbohidrat –seperti nasi merah, roti gandum utuh, dan sebagainya.

Penelitian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa kelompok yang menjalani diet rendah karbohidrat mengalami penurunan berat badan yang lebih baik, ketimbang kelompok yang menjalani diet rendah lemak.

  • Tidak sembarang konsumsi makanan berlemak

Meski dibebaskan, Anda tetap harus memerhatikan jenis makanan berlemak yang dikonsumsi. Ini agar nantinya kadar kolesterol di dalam tubuh Anda tidak terlampau tinggi.

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih makanan yang mengandung lemak baik, seperti minyak zaitun, alpukat, atau asupan lain sejenisnya.

  • Perhatikan gula yang tersembunyi

Ketika menjalani diet Atkins, Anda harus menghindari makanan atau minuman yang tinggi gula. Hal ini karena konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Dan perlu diingat, gula tak hanya ada pada makanan atau minuman manis saja. Ia juga dapat bersembunyi pada jus buah kalengan, kue, atau camilan.

  • Batasi makanan berprotein

Saat menjalani diet Atkins, Anda memang dibebaskan untuk mengonsumsi makanan berprotein sebanyak apa pun. Namun ini bukan berarti Anda tidak mencermati dan membatasi jumlahnya.

Pasalnya, semakin banyak protein yang masuk ke dalam tubuh, ginjal Anda juga akan bekerja lebih keras. Jika ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Anda akan terkena gangguan fungsi ginjal di kemudian hari. Parahnya lagi, penelitian juga menyebutkan bahwa konsumsi protein secara berlebih dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

Cara di atas dapat Anda terapkan agar tetap aman dalam melakoni diet Atkins. Namun akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter atau ahli gizi, untuk melakukan diet dengan aman dan bermanfaat bagi kesehatan.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar