Sukses

Bagi-bagi Kado Saat Natal Ternyata Bikin Bebas Stres

Berbagi, termasuk bagi-bagi kado Natal, bisa menjadi penangkal stres. Mengapa?

Klikdokter.com, Jakarta Momen Natal identik dengan berbagi. Sebagian dari Anda mungkin sudah mempersiapkan kado untuk diberikan kepada orang-orang terdekat. Selain membuat senang penerimanya, tradisi yang sudah berlangsung sejak akhir abad ke-19 ini ternyata juga bisa mengobati stres.

Berbagi kado tergolong tindakan memberi, yang merupakan perilaku pro-sosial, yaitu perilaku yang memiliki efek saling menguntungkan, mendorong suasana positif, serta memperkuat ikatan sosial dan persahabatan. Efeknya baik untuk setiap orang yang terlibat di dalamnya.

Setidaknya, ada empat manfaat dari berbagi kado yang bisa Anda dapatkan:

  1. Memunculkan perasaan nyaman

Ketika seseorang berbagi, secara alami tubuh akan melepaskan hormon oksitosin, hormon yang juga dilepaskan saat seseorang mencapai kepuasan seksual dan saat menyusui. Hormon ini memicu timbulnya kehangatan, rasa nyaman, euforia, dan perasaan terhubung dengan orang lain.

  1. Membuat Anda merasa bahagia

Berbagi akan mengaktifkan area otak yang berhubungan dengan rasa percaya, senang, dan puas. Otak juga akan melepaskan hormon endorfin, yang membuat seseorang merasa positif. Baik hormon oksitosin dan endorfin, keduanya dapat menetralkan efek hormon kortisol yang meningkat saat seseorang mengalami stres.

  1. Menguatkan ikatan sosial Anda dengan orang lain

Memiliki interaksi sosial yang positif sangat krusial bagi kesehatan fisik dan mental seseorang. Dengan berbagi, baik Anda maupun orang yang menerima kebaikan Anda akan merasa lebih dekat satu sama lain. Bukan tidak mungkin, kebaikan Anda pun akan dibalas oleh orang yang menerimanya, atau oleh orang lain yang tidak berhubungan langsung. Ini akan memunculkan rasa saling percaya dan membuat Anda melihat orang lain dengan lebih positif.

  1. Membangkitkan rasa syukur

Berbagi merupakan cara untuk mengungkapkan rasa syukur dari pihak yang memberi, dan cara untuk menanamkan rasa syukur kepada pihak yang diberi. Orang yang bisa bersyukur cenderung lebih optimis dan lebih merasa puas terhadap hidup mereka. Ini merupakan bagian penting yang menentukan apakah seseorang benar-benar merasa bahagia.

Semua manfaat tersebut pada akhirnya dapat mengurangi kadar stres Anda. Inilah alasan mengapa berbagi bukan sekedar hal yang baik untuk dilakukan. Sesungguhnya, seseorang yang mengalami stres dan kemudian memutuskan untuk berbagi atau melakukan tindakan kebaikan untuk orang lain, sedang membantu dirinya sendiri.

Jadi, bagi yang suka bagi-bagi kado saat Natal, lanjutkan tradisi baik tersebut. Bagi yang belum, tidak ada ruginya untuk mulai mencobanya di tahun ini. Yang jelas, berbagi itu menyehatkan, membuat Anda bahagia dan tentunya menjauhkan Anda dari stres. Selamat menyambut Natal!

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar