Sukses

Kenali Bahaya di Balik Hemofilia

Anda mungkin sudah mengenal penyakit hemofilia. Namun, tahukah Anda tentang komplikasi dari penyakit ini?

Klikdokter.com, Jakarta Hemofilia adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kekurangan faktor pembekuan darah. Akibatnya, perdarahan pada penderita hemofilia akan sulit berhenti. Gejala yang dapat muncul antara lain mimisan, haid yang banyak atau lama, mudah memar atau lebam, dan sebagainya.

Saat ini, pengobatan untuk mengatasi gejala hemofilia juga sudah ditemukan. Pengobatan dilakukan dengan memberikan faktor pembekuan darah yang sesuai kepada penderita hemofilia. Meski demikian, penderita tetap perlu melakukan terapi dan membutuhkan pengawasan dengan baik untuk menghindari komplikasi.

Kerusakan sendi adalah komplikasi yang sering terjadi pada penderita hemofilia. Dalam keadaan ini, perdarahan sering terjadi di rongga sendi akibat benturan, olahraga, ataupun tanpa penyebab yang jelas.

Saat terjadi perdarahan dalam sendi terjadi pula peningkatan tekanan ruang sendi. Akibatnya, kondisi ini menyebabkan nyeri, pembengkakan kronis, dan deformitas (perubahan bentuk). Sendi yang sering terkena kerusakan adalah lutut, siku, dan pergelangan kaki (ankle).

Pada penderita hemofilia dengan pemberian terapi faktor pembekuan darah, dapat terjadi inhibitor. Hal ini muncul saat sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi yang menyerang faktor pembekuan darah tersebut, lantaran dianggap sebagai benda asing yang perlu dihancurkan. Akibatnya, terapi yang diberikan tidak akan memperbaiki gejala yang muncul.

Umumnya, terapi hemofilia diberikan melalui suntikan. Hal ini bisa menimbulkan risiko nyeri dan infeksi pada area suntikan. Namun, komplikasi ini mudah dihindari dengan menjaga peralatan suntik tetap steril. Penggunaan sarung tangan dan pembersihan dengan alkohol sebelum penyuntikan juga perlu diperhatikan.

Hemofilia dapat menimbulkan perdarahan pada seluruh bagian tubuh. Beberapa area vital seperti mata, tenggorokan, otak, atau saluran pencernaan, membutuhkan perhatian dan tata laksana segera bila timbul pendarahan. Jika terlambat, maka perdarahan ini dapat mengancam nyawa.

Komplikasi lain yang jarang diperhatikan adalah komplikasi psikis penderita dan keluarga. Mengidap hemofilia dapat menyebabkan kecemasan akan masa depan, perasaan berbeda dengan orang lain, depresi, kesulitan ekonomi, dan sebagainya.

Demikian beberapa komplikasi yang dapat ditemukan pada penderita hemofilia. Jika Anda atau anggota keluarga memiliki gejala yang mengarah ke hemofilia, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan tentang kondisi Anda.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar