Sukses

Tubuh Ideal dengan Diet Atkins

Saat ini ada banyak tren diet yang dijalankan masyarakat urban, salah satunya adalah diet Atkins. Namun, amankah bagi kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Diet Atkins menjadi salah satu jenis diet yang terkenal dilakukan beberapa orang untuk mendapatkan tubuh ideal. Selain itu, juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas kesehatan tubuh. Diet ini dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan rendah karbohidrat dan makanan tinggi lemak serta protein.

Diet ini dikenal masyarakat melalui buku diet yang dibuat oleh seorang dokter jantung bernama dr. Robert C. Atkins. Diet ini dibagi menjadi dua jenis, yakni diet dengan menu makanan rendah karbohidrat atau menu makanan yang kadar karbohidratnya sangat rendah (terutama bagi orang dengan kondisi obesitas).

Ketika menjalani diet Atkins, Anda diharuskan membatasi asupan gula, buah, gandum, dan berbagai makanan olahan. Karena makanan yang dikonsumsi rendah karbohidrat dan mengandung sedikit gula, diet ini cukup efektif menurunkan berat badan.

Mengatur asupan bagi tubuh

Saat seseorang mengurangi asupan karbohidrat dan meningkatkan asupan protein, maka nafsu makannya akan berkurang dan pada akhirnya orang tersebut akan mengonsumsi sedikit kalori.

Normalnya sumber energi utama tubuh adalah glukosa yang didapat dari asupan karbohidrat. Namun, pada diet Atkins, sumber energi akan Anda peroleh dari pembakaran lemak tubuh, karena asupan karbohidrat yang sedikit. Saat glukosa di dalam  tidak mencukupi, maka lemak dan protein akan diolah sebagai sumber energi tubuh.

Sebuah penelitian menemukan bahwa diet Atkins menyebabkan penurunan berat badan lebih besar dibanding jenis diet rendah lemak lainnya. Selain itu, diet ini juga menghasilkan menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) di darah.

Meskipun Anda mengonsumsi makanan tinggi lemak, diet Atkins tidak menyebabkan peningkatan kadar LDL (kolesterol jahat), namun faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan kadar LDL masih dipertimbangkan pada individu tertentu.

1 dari 3 halaman

Jalani tahapan dalam diet

Dalam mengaplikasikan diet Atkins, Anda akan menjalani 4 tahapan, yang masing-masing akan mengatur porsi karbohidrat, lemak maupun protein. Anda diharuskan menjalani keempat tahapan tersebut.

 4 tahapan di dalam diet Atkins yaitu:

  1. Tahap 1 (induction)

Asupan karbohidrat dibatasi <20 gram per hari dalam 2 minggu. Mengonsumsi makanan tinggi lemak, tinggi protein, dan sayuran rendah karbohidrat seperti bagian daun sayuran hijau.

  1. Tahap 2 (balancing)

Sedikit tambahkan konsumsi kacang-kacangan, sayuran rendah karbohidrat, dan sedikit buah dalam menu makanan Anda.

  1. Tahap 3 (fine-tuning)

Bila Anda sudah hampir mencapai target berat yang diinginkan, maka tambahkan lebih banyak karbohidrat dalam menu makanan sampai kecepatan penurunan berat badan melambat.

  1. Tahap (maintenance)

Tahap dimana Anda boleh mengonsumsi berbagai macam makanan berkarbohidrat, selama tubuh Anda tidak mengalami peningkatan berat badan.

2 dari 3 halaman

Perhatikan makanan yang dihindari dan yang dianjurkan

Selama empat tahapan tersebut, ada beberapa makanan yang harus Anda hindari saat melakukan diet Atkins:

  • Sayuran tinggi karbohidrat: lobak, wortel (hanya pada tahap induction), dan lainnya.
  • Minyak sayur: minyak kedelai, minyak, kanola, minyak jagung, minyak biji kapas, dan lainnya.
  • Gula: minuman bersoda, jus buah, permen, kue, es krim, dan lainnya.
  • Gandum: terigu, nasi, dan lainnya.
  • Asam lemak trans: hindari segala makanan yang mengandung asam lemak trans.
  • Buah tinggi karbohidrat: apel, pisang, jeruk, anggur dan lainnya (hanya pada tahap induction).
  • Kacang-kacangan dan kentang (hanya pada tahap induction).

Sedangkan makanan yang bisa masuk dalam menu sehari-hari Anda, yaitu:

  • Daging: sapi, kambing, ayam, dan lainnya.
  • Ikan: salmon, sardin, dan lainnya.
  • Sayuran rendah karbohidrat: bayam, asparagus, brokoli, dan lainnya.
  • Produk olahan tinggi lemak: keju, mentega, yoghurt tinggi lemak, dan lainnya.
  • Telur: telur yang mengandung omega 3.
  • Kacang-kacangan: walnut, almond, biji bunga matahari, dan lainnya.
  • Minyak kelapa, minyak zaitun (extra virgin olive oil), dan lainnya.

Soal minuman, dalam diet Atkins juga terdapat batasan. Minuman yang dapat diminum tanpa merusak program diet Anda yaitu air putih, kopi, dan teh hijau, semuanya tanpa gula.

Meskipun diet ini sangat menarik untuk dicoba, sebelum melakukannya, tentukan terlebih dahulu target yang ingin Anda capai. Berikan batasan sejauh mana Anda ingin menurunkan berat badan, menaikkan berat badan atau justru menambah massa otot tubuh.

Saat menemukan jenis diet yang Anda rasa cocok, seperti diet Atkins, carilah informasi yang lengkap mengenai diet tersebut sebelum mencobanya. Akan lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar