Sukses

Yuk, Cegah Alzheimer dengan Minum Kopi

Kopi tidak hanya dapat membuat mata terjaga, tetapi memiliki manfaat lain bagi penderita Alzheimer. Berikut penjelasannya.

Klikdokter.com, Jakarta Seperti yang telah Anda ketahui bahwa kopi memiliki bahan aktif kafein yang dikenal memiliki efek dapat menstimulasi sistem saraf pusat dalam jangka pendek. Namun, belum diketahui secara pasti efek jangka panjang kafein terhadap sistem saraf pusat, termasuk efeknya pada penderita Alzheimer.

Angka kejadian demensia dan penyakit Alzheimer pada usia lanjut terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, semakin banyak dilakukan penelitian-penelitian untuk menemukan cara terbaik mencegah demensia dan Alzheimer.

Penyakit Alzheimer sendiri merupakan penyakit neurodegeneratif yang dapat berlanjut pada penurunan fungsi kognitif dan terkumpulnya beta amiloid di otak, Kondisi ini dapat mengganggu komunikasi antara sel otak.

Berdasarkan suatu penelitan, ditemukan bahwa sekitar 50-70% penderita demensia, mengalami penyakit Alzheimer.

Pada suatu studi di tahun 2012 dilakukan pengujian terhadap manusia dan binatang. Berdasarkan studi tersebut ditemukan fakta bahwa kafein memiliki efek protektif  terhadap penyakit Alzheimer.

Hasilnya adalah konsumsi kafein dalam kopi berhubungan dengan penurunan risiko serta memperlambat proses terjadinya demensia. Lalu, bagaimana kopi bisa bermanfaat bagi penderita Alzheimer atau demensia?

Kafein ternyata dapat meningkatkan kadar Granulocyte-colony Stimulating Factor (GCSF) dalam plasma darah, yang dapat meningkatkan fungsi kognitif dengan cara meningkatkan pembentukan sel-sel saraf yang baru di otak.

Selain fungsi kognitif, kafein juga memengaruhi bagian otak, yaitu hipokampus yang berperan dalam mengatur memori. Pada sebuah penelitian, fungsi hipokampus pada responden yang mengonsumsi kopi lebih baik daripada responden yang tidak memiliki kebiasaan minum kopi.

Tidak hanya itu, konsumsi kafein dalam jangka panjang juga mampu meningkatkan produksi cairan otak dan juga sirkulasi darah ke otak.

Pada penderita Alzheimer produksi cairan otak dan sirkulasi darah di otak akan berkurang. Oleh karena itu, dengan meningkatnya produksi serta sirkulasi darah di otak, progresi dari penyakit Alzheimer bisa diperlambat dan otak dapat berfungsi dengan lebih baik.

Karena hingga saat ini penyakit Alzheimer belum ada obatnya, masih diperlukan studi lebih lanjut mengenai cara yang paling efektif dalam mencegah demensia, yakni progresi menuju penyakit Alzheimer, serta cara mengobatinya.

Oleh karena itu, tindakan pencegahan terhadap Alzheimer harus benar-benar dilakukan sebelum terlambat, salah satunya dapat Anda lakukan dengan mengonsumsi kopi. Nah, jika Anda atau orang tua mulai merasakan gejala demensia, segeralah periksakan diri ke dokter untuk penanganan yang lebih tepat.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar