Sukses

Awas, Gangguan Tidur Pengaruhi Kesuburan Wanita

Ada banyak faktor yang memengaruhi kesuburan wanita, salah satunya yaitu gangguan tidur.

Klikdokter.com, Jakarta Ada banyak faktor yang memengaruhi kesuburan wanita. Selain karena kelainan pada fisik, infertilitas pada wanita juga dapat terjadi karena kebiasaan merokok, obesitas, dan stres. Bahkan menurut sebuah penelitian terbaru, gangguan tidur juga dapat memicu infertilitas pada wanita.

Studi tersebut dilakukan oleh peneliti dari Tri-Service General Hospital dan National Defense Medical Center di Taipei, Taiwan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa wanita dengan gangguan tidur mungkin tiga kali lebih mungkin mengalami infertilitas.

Gangguan tidur dan kesuburan wanita

Penelitian sebelumnya telah menghubungkan antara sleep apnea (keadaan henti napas sementara saat tidur) dengan infertilitas pada wanita. Namun, penelitian kali ini berusaha melihat pengaruh gangguan tidur lainnya terhadap kesuburan wanita.

Menurut penulis utama studi, Dr. I-Duo Wang, penelitian ini menawarkan sebuah bukti baru bahwa kebiasaan sehat yang dapat membantu tidur lebih cepat bisa meningkatkan kemungkinan untuk hamil.

“Wanita usia subur harus tidur lebih awal, hindari kerja malam atau penggunaan ponsel sebelum tidur. Selain itu, diet sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup yang baik penting untuk mencegah ketidaksuburan,” kata Wang.

Dalam penelitian itu, periset memeriksa data 16.718 wanita yang didiagnosis mengalami gangguan tidur antara tahun 2000-2010. Selain itu, periset juga mempunyai data pembanding dari 33.436 wanita yang tidak memiliki masalah tidur.

Hasil penelitian itu mengungkapkan, 29 wanita usia sekitar 35 tahun, yang mempunyai masalah gangguan tidur, mengalami ketidaksuburan. Bahkan, saat peneliti memperhitungkan usia dan masalah kesehatan lainnya, peserta dengan gangguan tidur tiga kali lebih mungkin mengalami infertilitas.

 

1 dari 2 halaman

Masalah kesehatan kronis

Wanita dengan gangguan tidur lebih, cenderung memiliki berbagai masalah kesehatan kronis, seperti tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol, gangguan paru-paru, dan masalah ginjal. Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa peserta cenderung memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, masalah tiroid, depresi, dan kecemasan.

Meski demikian, gangguan tidur bukan menjadi satu-satunya faktor penyebab ketidaksuburan. Keterbatasan dalam penelitian ini adalah peneliti tidak memiliki data mengenai berbagai faktor yang juga dapat memengaruhi ketidaksuburan, seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, olahraga, serta riwayat medis keluarga.

“Masih banyak yang harus kita pelajari tentang bagaimana sebenarnya gangguan tidur menimbulkan risiko infertilitas,” kata Jennifer Felder, seorang peneliti di University of California, San Francisco, yang tidak terlibat dalam penelitian.

Menjaga pola tidur yang baik tidak hanya berkaitan dengan kesuburan wanita. Memiliki pola tidur yang baik juga berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bagi orang dewasa, usahakan untuk selalu tidur selama 7-9 jam per hari, atau setidaknya tidak kurang dari 6 jam per hari.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar