Sukses

Anak Sering Mimisan? Hati-Hati Hemofilia

Anak sering mimisan bisa jadi pertanda kalau ia memiliki kondisi hemofilia. Apa itu hemofilia dan bagaimana gejalanya?

Darah yang keluar dari hidung biasa disebut mimisan atau epistaksis. Ada begitu banyak penyebab dari keluhan ini, yang paling sering adalah trauma. Misalnya, anak mimisan karena terbentur dengan temannya saat bermain bola atau terpukul teman tanpa sengaja. 

Meski tampak sederhana dan tidak berbahaya, orang tua perlu waspada jika anak sering mimisan karena kondisi ini bisa jadi pertanda hemofilia.

1 dari 4 halaman

Tentang Penyakit Hemofilia

Hemofilia merupakan penyakit keturunan yang langka. Kondisi ini menyebabkan tubuh kekurangan protein pembentuk faktor pembekuan. 

Dalam keadaan normal, protein tersebut membentuk jaring penahan di sekitar sel darah. Sehingga darah dapat membeku dan perdarahan pun berhenti.

Penyebab hemofilia yang paling umum adalah kekurangan protein yang menjadi faktor pembeku darah, sehingga penderita rentan mengalami perdarahan berkepanjangan. 

Penyebab hemofilia lainnya adalah kekurangan vitamin K, jumlah sel darah merah yang rendah, dan efek samping dari obat-obatan tertentu. 

Gejala hemofilia sendiri terbagi menjadi tiga derajat, yaitu:

  • Ringan

Pada derajat ringan, jumlah faktor pembekuan dalam darah berkisar antara 5-50 persen. Umumnya gejala hemofilia ringan ditandai adanya perdarahan yang tak henti setelah operasi kecil, misalnya cabut gigi.

  • Sedang

Gejala hemofilia sedang muncul apabila jumlah faktor pembekuan darah hanya berkisar antara 1-5 persen saja. Beberapa gejala yang menunjukkan hemofilia, termasuk derajat sedang, adalah tubuh sering mengalami memar dan luka kecil yang mengalami perdarahan terus-menerus.

  • Berat

Seorang anak dikatakan memiliki gejala hemofilia berat apabila ditemukan perdarahan spontan atau tanpa penyebab yang jelas. 

Misalnya, anak tiba-tiba mengalami gusi berdarah, anak sering mimisan, hingga pembengkakan sendi yang diakibatkan masuknya darah ke dalam celah persendian (hemarthrosis). Pada kondisi berat, faktor pembekuan dalam darah hanya berjumlah kurang dari 1 persen.

Artikel lainnya: 5 Penyebab Mimisan yang Berbahaya

2 dari 4 halaman

Gejala Mimisan pada Penderita Hemofilia

Pada keadaan normal, mimisan akan berhenti saat dilakukan penekanan pada sumber perdarahan. Jadi, Anda dapat menekan hidung selama 5-10 menit. Namun pada anak dengan hemofilia, mimisan dapat berlangsung lebih lama dan lebih dari tiga kali dalam seminggu. 

Jika demikian, Anda harus segera membawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Karena anak dengan penyakit hemofilia mudah berdarah dan sulit untuk berhenti, sebaiknya Anda juga perlu menghindarkan anak dari aktivitas yang melibatkan kontak fisik, seperti olahraga bela diri.

Artikel lainnya: Tubuh Anak Gampang Lebam? Waspada Hemofilia

3 dari 4 halaman

Cara Menangani Mimisan Akibat Hemofilia

Mimisan ringan mungkin tidak menimbulkan dampak yang berbahaya. Namun, mimisan yang terus-menerus dapat menyebabkan volume darah berkurang. Hal ini tentu berefek buruk terhadap kesehatan anak, seperti gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Bahkan, kematian mungkin saja terjadi bila tidak segera diatasi.

Jika muncul keluhan mimisan, berikut ini merupakan pertolongan pertama yang bisa dilakukan:

  1. Posisikan tubuh untuk tegak dan lebih condong ke depan. Tujuannya agar darah mengalir ke bawah dan anak Anda masih bisa bernapas. Selain itu, posisi ini mencegah darah masuk ke mulut dan hidung kembali. 
  2. Jangan meniup hidung dengan keras. Meniup hidung dengan keras untuk mengeluarkan darah justru bisa memperparah kondisi.
  3. Tekan cuping hidung 5-10 menit. Anda bisa meminta si Kecil untuk menekan cuping hidung dengan kedua jarinya (ibu jari dan jari telunjuk). Jika si Kecil belum bisa melakukannya, Anda bisa membantunya dengan menekankan cuping hidungnya. 

Tujuan penekanan cuping hidung adalah untuk membantu menghentikan perdarahan. Minta si Kecil bernapas melalui mulut selagi cuping hidung ditekan.

  1. Kompres dingin. Mengompres pangkal hidung si Kecil dengan air dingin atau es batu bisa menjadi pilihan kedua apabila penekanan cuping hidung selama 10 menit tidak berhasil.

Jika selama 20 menit mimisan semakin banyak dan tidak berhenti, sebaiknya segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan yang sesuai.

Anak sering mimisan perlu dicari tahu penyebabnya. Memang wajar bila mimisan terjadi sesekali, namun jika berulang dan sulit berhenti Anda perlu waspada akan adanya kondisi hemofilia. 

Jika Anda masih memiliki pertanyaan terkait mimisan pada anak, silakan berkonsultasi dengan dokter kami. Gunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter. Gratis!

[NWS/RS]

1 Komentar

  • Nadya Dwi Purwanti

    Saya juga kalau mimisan keluar nya bnyak banget.. Sampe saya punya ank pun masih suka begitu. Pas di periksa katanya tak ada masalah