Sukses

Benarkah Menelan Sperma Bisa Bikin Hamil?

Pernah mendengar pernyataan menelan sperma bisa menyebabkan kehamilan? Simak faktanya di sini.

Seks sering kali dianggap tabu di Indonesia. Tak heran jika masih ada banyak kesalahpahaman mengenai hal yang satu ini. Salah satu mitos mengenai seks yang kerap disalahartikan adalah seputar sperma.

Ada berbagai mitos yang beredar, mulai dari masker sperma bisa membuat kulit wajah sehat hingga menelan sperma bisa sebabkan kehamilan. Apakah Anda pernah mendengarnya, atau justru mempercayai hal tersebut?

1 dari 3 halaman

Menelan Sperma, Sebabkan Kehamilan?

Ketahuilah, saluran reproduksi dan pencernaan manusia tidak memiliki hubungan anatomi satu sama lain. Saat terjadi ejakulasi di dalam organ reproduksi, maka sperma akan tiba di organ reproduksi (rahim dan indung telur).

Sementara itu, ketika menelan sperma, maka sperma akan masuk ke saluran pencernaan (mulut, kerongkongan, lambung, usus, hingga dikeluarkan di anus).

Karena saluran reproduksi dan pencernaan tidak berhubungan, maka mitos telan sperma bisa hamil tidaklah benar. Sebab, sperma tidak akan sampai ke saluran indung telur tempat terjadinya pembuahan. Melainkan, sperma memasuki saluran pencernaan.

Artikel Lainnya: Dampak Menelan Sperma saat Hamil, Bisa Picu Kontraksi?

Setelah ditelan, sperma akan turun ke saluran pencernaan dan tiba di organ lambung. Lambung sendiri memiliki kadar pH sebesar 1,3–3,5 yang sifatnya sangat asam. Sperma tidak mampu bertahan hidup dalam lingkungan yang sangat asam seperti lambung.

Oleh sebab itu, kehamilan hanya bisa terjadi ketika sperma masuk ke saluran reproduksi. Ini hanya dapat terjadi ketika ejakulasi dilakukan didalam vagina.

Setelah ejakulasi, sperma akan mencari lokasi sel telur yang sudah matang. Di dalam vagina sperma dapat bertahan hidup selama 2–5 hari, sedangkan di luar vagina sperma hanya dapat bertahan hidup selama beberapa menit.

2 dari 3 halaman

Bukan Hamil, Ini Efek Menelan Sperma

Sudah jelas bahwa anggapan yang beredar mengenai menelan sperma bisa sebabkan kehamilan hanyalah mitos belaka. Tidak mungkin setelah wanita telan sperma bisa hamil. Selanjutnya, berbicara soal menelan sperma, adakah dampaknya pada tubuh?

Dampak positif menelan sperma masih perlu diteliti lebih lanjut. Sebab, belum banyak penelitian yang dilakukan terkait hal tersebut sehingga informasi mengenai ini masih sulit didapatkan.

Artikel Lainnya: Menelan Sperma Bisa Bikin Sakit Perut, Mitos atau Fakta?

Ada yang menyebutkan bahwa sperma tinggi protein dan nutrisi lainnya. Sayangnya, jumlah cairan ejakulat (semen dan sperma) yang sangat sedikit membuat kandungan nutrisinya sama sekali tidak signifikan.

Studi lainnya mengaitkan antara menelan cairan ejakulat terhadap meningkatnya mood dan mencegah depresi. Namun, hanya ada satu studi terkait hal tersebut, dengan metode penelitian yang kurang sahih. Jadi, hasilnya belum dapat diambil dan masih memerlukan lebih banyak penelitian.

Tentunya, serangkaian dampak menelan sperma yang negatif pun bisa saja menanti. Dampak negatif yang paling jelas adalah peningkatan risiko terkena penyakit menular seksual, di antaranya:  

  • Gonore

Gonore, kencing nanah, atau juga sering dikenal sebagai penyakit raja singa, adalah kondisi yang terjadi akibat infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Gejalanya berupa nyeri saat berkemih, dan keluar nanah yang terkadang disertai darah dari ujung lubang kencing.

Meskipun umumnya ditularkan melalui hubungan seksual, penyakit ini juga dapat ditularkan oleh ibu kepada anaknya ketika proses melahirkan.

Artikel Lainnya: Kebiasaan Seks Oral Bisa Picu Radang Tenggorokan?

  • Chlamydia

Chlamydia atau klamidia adalah penyakit yang terjadi akibat adanya infeksi bakteri. Infeksi chlamydia bisa menyebabkan keluhan di kerongkongan. Gejalanya, yaitu sensasi terbakar saat buang air kecil, bengkak dan luka di alat kelamin, dan lain-lain.

  • HPV

HPV atau human papillomavirus menjadi salah satu dampak negatif menelan sperma yang perlu Anda waspadai. Virus ini nantinya bisa menyebabkan kanker serviks, dan pertumbuhan tumor di area kulit kelamin.

  • Herpes Oral

Selain itu, dampak negatif menelan sperma juga meningkatkan risiko tertular herpes. Untuk herpes virus tipe 1, infeksi bisa terjadi dengan kontak kulit ke mukosa. Dengan begitu, rongga mulut bisa terinfeksi virus herpes.

Gejalanya, antara lain lenting atau lepuh di area bibir, luka di dalam mulut, nyeri otot, demam, sakit kepala, dan nyeri saat menelan.

Anggapan menelan sperma bisa sebabkan kehamilan hanyalah sebuah mitos yang tidak perlu dipercaya. Namun, menelan sperma juga terkait dengan berbagai dampak kesehatan. Jadi, keputusan untuk melakukan oral seks tentu dikembalikan pada Anda.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya, jangan sungkan untuk bertanya kepada dokter untuk mendapatkan informasi yang faktual. Anda dapat menggunakan layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar