Sukses

Kenali Ciri-Ciri Pria Mandul

Benarkah ciri-ciri pria mandul mudah dikenali dari tampilan luarnya? Simak penjelasannya berikut ini.

Satu dari sepuluh pasangan subur di Indonesia mengalami gangguan kesuburan atau infertilitas. Wanita kerap dianggap sebagai penyebab masalah pada pasangan yang sulit hamil. Padahal, gangguan kesuburan pada pria juga menyumbang proporsi yang kurang lebih sama, yaitu sekitar 33 persen dari seluruh kasus. 

Penyebab kemandulan pada pria salah satunya adalah gangguan pembentukan sperma, atau istilah awamnya adalah gangguan perjalanan sperma untuk mencapai sel telur, hingga suhu skrotum atau kantong testis.

Gangguan pembentukan sperma dapat berupa sperma tidak tumbuh dengan utuh, tumbuh dengan bentuk yang tidak sempurna, tidak bergerak ke arah yang benar, tidak memiliki jumlah yang cukup, atau malah tidak terbentuk sama sekali.

Masalah sperma ini dapat dibawa dari lahir atau disebabkan oleh gaya hidup, seperti merokok, minum minuman beralkohol atau mengonsumsi obat-obatan terlarang. Sedangkan dari sisi masalah kesehatan dapat disebabkan oleh gagal ginjal, infeksi masa kecil seperti gondongan, dan masalah kromosom atau hormon.

Artikel lainnya: Tes Kesuburan Sebelum Menikah, Cara Deteksi Kemandulan Sejak Dini

Lalu, apa sajakah ciri-ciri pria mandul? Dan bagaimana cara mengatasi kemandulan pada pria?

1 dari 3 halaman

Gejala dan Ciri-Ciri Pria Mandul

Berikut adalah ciri-ciri pria mandul yang dapat diamati:

  1. Nyeri, Bengkak, atau Ada Benjolan di Area Testis

Ciri-ciri kemandulan pada pria yang satu ini tak boleh disepelekan. Bila Anda merasakan nyeri dan bengkak bahkan benjolan di sekitar area testis, kemungkinan Anda mengalami varises pada organ kemaluan yang disebut varicocele. 

Varicocele adalah pembengkakan pembuluh darah vena pada skrotum yang mengganggu aliran darah dan pertumbuhan sperma. Hal ini dapat diatasi dengan jalan operasi. Namun, Anda harus berhati-hati karena varicocele dapat menjadi tanda Anda terinfeksi penyakit lain. 

Artikel lainnya: Benarkah Ukuran Penis Berpengaruh pada Kesuburan Pria?

  1. Penurunan Hasrat Berhubungan Seksual

Ciri-ciri pria mandul berikutnya adalah rendahnya hasrat seksual Anda. Kondisi ini sering dikaitkan dengan masalah menurunnya hormon testosteron, yang berperan dalam memunculkan hasrat seksual.

  1. Gangguan Ereksi

Gangguan ereksi dapat menjadi ciri pria mandul lainnya. Kondisi gangguan ereksi yang sering ditemui termasuk:

  • Kesulitan menjaga atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk seks (disfungsi ereksi)
  • Ejakulasi dini
  • Hubungan seksual yang menyakitkan
  • Kelainan anatomi seperti memiliki lubang uretra di bawah penis (hipospadia
  • Masalah psikologis atau hubungan yang mengganggu 
  1. Kesulitan Ejakulasi

Ejakulasi retrograde juga dapat mengganggu kesuburan dengan cara masuk kembalinya sperma ke dalam tubuh ketika terjadi ejakulasi. Sperma yang seharusnya keluar dari penis saat ejakulasi, akan masuk ke dalam kandung kemih.

  1. Pembesaran Payudara (Ginekomastia)

Terkadang, pria juga memiliki payudara yang besar. Kondisi ini disebut ginekomastia dan dapat disebabkan oleh hiperestrogen. Kelebihan kadar hormon wanita dalam tubuh pria dapat mengganggu produksi sperma sehingga berujung pada ketidaksuburan atau kemandulan.

Artikel lainnya: Impotensi vs Mandul, Apa Bedanya?

  1. Penurunan Jumlah Rambut di Seluruh Badan 

Penyebab laki-laki mandul bisa berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon. Ketika hormon seks pria dalam kadar yang kurang, maka pertumbuhan sperma juga bisa terganggu. Akibatnya pria bisa mandul. 

Ciri-ciri dari ketidakseimbangan hormon ini adalah sedikitnya rambut-rambut yang biasanya dominan pada pria, misalnya kumis dan jenggot, bulu kaki, bulu dada, dan lain-lain. Namun sedikitnya rambut yang tumbuh, entah itu di wajah maupun tubuh, juga bisa diakibatkan faktor genetik dan ras.

  1. Jumlah Hitung Sperma Rendah 

Kadar jumlah sperma kurang dari 15 juta sperma per mililiter cairan sperma, atau jumlah total sperma kurang dari 39 juta per ejakulasi, dapat menjadi ciri pria mandul yang patut Anda perhatikan.

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kadar sperma menurun, seperti infeksi testikel, tumor, ketidakseimbangan hormon, cacat bawaan, penyakit Celiac, pengobatan tertentu, hingga dampak operasi. 

Faktor lain yang menyebabkan produksi sperma menurun, antara lain polusi, dampak radiasi atau sinar-X, suhu testikel terlalu tinggi, rokok, obat-obatan, terlalu sering duduk, stres, hingga obesitas.

Artikel lainnya: Tak Hanya Wanita, Pria Juga Punya Kalender Masa Subur

2 dari 3 halaman

Bagaimana Cara Mencegah Kemandulan Pria?

Untuk dapat mengetahui penyebab gangguan kesuburan pada pria, diperlukan beberapa pemeriksaan oleh dokter. Riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik perlu dilakukan. 

Pemeriksaan cairan semen juga dibutuhkan untuk memeriksa sperma, mulai dari bentuk, jumlah, dan pergerakan sperma. Pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan hormon, ultrasonography (USG), dan pemeriksaan genetik mungkin dilakukan.

Selain itu, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kemandulan pada pria, seperti:

  • Berhenti merokok dan minum alkohol berlebihan
  • Tidak menggunakan pakaian atau celana dalam yang terlalu ketat
  • Hindari terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung isoflavon tinggi, seperti kedelai dan olahannya
  • Konsumsi suplemen yang mengandung antioksidan, D-Aspartic Acid (DAA), vitamin D, dan zink
  • Menurunkan berat badan berlebih
  • Istirahat yang cukup
  • Konsumsi makanan yang mengandung asam folat

Jika Anda bekerja di suatu tempat yang dapat memengaruhi kesuburan, seperti pertambangan atau pabrik logam berat, penting untuk mengenakan pakaian pelindung dan mengikuti semua pedoman kesehatan dan keselamatan kerja. 

Penanganan gangguan kesuburan pada pria akan tergantung dari penyebab gangguan itu sendiri. Pilihan terapi yang dapat diberikan beragam mulai dari pengobatan, operasi, hingga assisted reproductive technology (ART) atau bayi tabung. 

[NWS/RS]

6 Komentar