Sukses

Anak Anda Tak Nafsu Makan? Jangan-jangan Cacingan

Cacingan masih sering terjadi pada anak-anak di Indonesia. Salah satu gejala yang terlihat adalah berkurangnya nafsu makan.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit cacingan terkadang masih sering dianggap remeh. Padahal, cacingan merupakan salah satu faktor penyebab malnutrisi dan anemia pada anak. Hal ini disebabkan juga oleh menurunnya nafsu makan pada anak ketika terkena cacingan.

Malnutrisi dan anemia lebih lanjut dapat menimbulkan berbagai masalah pada anak di masa mendatang, termasuk gangguan kecerdasan dan kemampuan fisik.

Gejala cacingan pada anak bervariasi antara satu anak dengan yang lainnya. Sebagian anak tidak mengalami gejala, terutama pada awal-awal infeksi.

Pada tahap yang lebih lanjut anak dapat mengalami berbagai gejala seperti lemas, pucat, sering pusing, sulit berkosentrasi, nyeri perut, mual, muntah, diare, kembung, sulit buang air besar, gatal pada dubur, buang air besar berdarah, hingga keluar cacing saat saat buang air besar dan gejala lainnya.

Salah satu gejala yang paling sering terjadi pada anak cacingan adalah menghilangnya nafsu makan. Penyebabnya masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Hingga saat ini hipotesis yang paling dipercaya adalah hilangnya nafsu makan tersebut disebabkan oleh reaksi peradangan yang ditimbulkan sistem imun tubuh untuk melawan infeksi cacing.

Lantas apa dampaknya? Jika anak tidak nafsu makan, otomatis asupan nutrisinya akan berkurang. Padahal, dalam masa pertumbuhan anak membutuhkan nutrisi yang cukup..

Bayangkan, dalam kondisi nafsu makan yang normal saja sebagian nutrisi yang dimakan anak akan diambil oleh cacing. Apalagi jika asupan makanan berkurang akibat nafsu makannya menurun atau hilang.

Akibatnya, lama-kelamaan anak dapat mengalami malnutrisi dan gangguan perkembangan otak. Seperti yang telah dijelaskan diatas, dampak jangka panjangnya sangat besar bagi masa depan anak Anda, sebab pertumbuhan anak jadi terganggu.

Oleh karena itu, jika nafsu makan anak Anda menurun atau menghilang disertai gejala-gejala lain seperti yang telah disebutkan di atas, segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan tepat. Ajari juga anak Anda untuk rajin mencuci tangan dan kaki, usai bermain di luar dan sebelum makan.

[NP/ RVS]

1 Komentar