Sukses

Mengenal Ragam Penyakit Cacar

Meski tampak mirip, beberapa jenis penyakit cacar berikut ini berbeda satu sama lain.

Klikdokter.com, Jakarta Anda tentu tahu bahwa cacar merupakan salah satu jenis penyakit kulit. Saat memikirkan penyakit tersebut, Anda pasti akan membayangkan kelainan pada kulit berupa bintik-bintik berisi cairan. Benar. Karakteristik dari cacar memang seperti itu. 

Namun, tahukah Anda bahwa cacar memiliki beragam jenis? Meski tampak mirip, beberapa jenis penyakit cacar ini berbeda satu sama lain. Pengobatan untuk masing-masing jenis cacar juga tidak sama. Berikut ini penjelasan lebih detail tentang ragam penyakit cacar:

  1. Cacar air

Cacar air merupakan penyakit cacar yang paling sering ditemui. Cacar air dapat menyerang siapa saja, terutama yang belum pernah terkena cacar air dan belum mendapatkan vaksin cacar.

Cacar air disebabkan oleh virus varicella zoster. Virus ini sangat mudah menyebar melalui udara dan kontak langsung dengan penderita atau pakaian penderita. Varicella zoster juga merupakan virus yang dapat menyebabkan demam dan bintik-bintik di seluruh tubuh. Pada umumnya, bintik muncul mulai dari badan.

Penyakit ini akan sembuh sendiri dalam waktu satu minggu. Meski demikian, dibutuhkan waktu hingga 14 hari sampai luka bekas cacar benar-benar terkelupas. Pada sebagian orang, luka cacar dapat membekas. Pengobatan dengan antivirus biasanya hanya untuk mengurangi gejala dan keparahan penyakit.

  1. Cacar ular

Setelah sembuh dari cacar air, Anda sebenarnya tidak benar-benar sembuh. Ada sebagian virus varicella zoster yang menetap dan bersembunyi di serabut saraf tertentu di tubuh Anda.

Virus tersebut sudah lemah, sehingga tidak menimbulkan gejala. Akan tetapi, virus tersebut menunggu saat yang tepat untuk muncul kembali. Saat daya tahan tubuh menurun, varicella zoster akan ‘bangkit dari tidur’ dan menyebabkan cacar ular, atau yang dikenal dengan herpes zoster.

Berbeda dengan cacar air, cacar ular hanya terjadi pada area tertentu di tubuh. Bintik yang muncul juga hanya pada salah satu sisi tubuh. Pengobatan yang diberikan pada cacar ular pun cuma untuk mengurangi gejala dan keparahan penyakit. Dalam beberapa hari, penyakit ini juga akan membaik dengan sendirinya. 

  1. Cacar api

Berbeda dengan cacar air dan cacar ular yang disebabkan oleh virus, cacar api disebabkan oleh bakteri S. aureus atau S. pyogenes. Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai kelainan di tubuh. Salah satunya adalah cacar api yang juga dikenal dengan istilah impetigo bullosa.

Cacar api lebih sering muncul di daerah wajah, tepatnya di sekitar mulut dan hidung. Selain itu, cacar api juga dapat timbul di tangan dan kaki, serta ketiak dan lipatan paha. Dari segi ukuran, cacar api memiliki ukuran yang relatif lebih besar daripada cacar air dan cacar ular.

Setelah pecah, cacar api akan menyisakan lapisan kerak yang berwarna kekuningan. Karena penyebabnya bakteri, cacar api harus diobati dengan antibiotik, baik antibiotik oles pada kulit atau antibiotik oral. Pemilihan jenis antibiotik tergantung pada tingkat keparahan gejala yang muncul.

Melalui pembahasan di atas, Anda tentu lebih memahami perbedaan beberapa jenis cacar. Dengan demikian, Anda menjadi semakin tahu tentang penyebab masing-masing cacar. Bila menemukan gejala-gejala yang mengarah ke penyakit cacar, Anda perlu segera menemui dokter.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar