Sukses

Kenali Tanda Wanita dalam Masa Subur

Pasangan yang menginginkan keturunan sering kali gagal karena tidak memahami masa subur wanita. Ketahui ciri-ciri masa subur pada wanita berikut.

Sangat penting bagi pasangan suami istri yang sedang berencana untuk memiliki anak tahu masa subur wanita atau ovulasi. Anda pun dapat menentukan waktu kapan yang tepat untuk berhubungan seks demi memperbesar peluang hamil. Lantas, adakah ciri masa subur wanita yang bisa dikenali?

Kehamilan akan terjadi saat ovum atau sel telur dibuahi oleh sperma. Ini tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini karena tubuh wanita melepaskan hanya 1 telur setiap bulan dalam proses yang disebut ovulasi. Setelah itu, telur harus dibuahi sperma dalam suatu periode tertentu.

Apabila siklus menstruasi berlangsung sekitar 28 hari dan teratur, umumnya wanita akan ovulasi pada hari ke-14, yakni di pertengahan siklus. Periode subur akan dimulai pada hari ke-10. 

Peluang hamil akan lebih tinggi jika hubungan seks dilakukan setiap dua hari, yakni di hari ke-10 hingga ke-14, dalam siklus yang berjumlah 28 hari. Selain menghitung jumlah hari, ada ciri masa subur pada yang dapat diperhatikan seperti berikut ini.

Artikel Lainnya: 6 Hal yang Bisa Memengaruhi Kesuburan Wanita

1 dari 8 halaman

1. Suhu Tubuh Meningkat

Tanda-tanda masa subur wanita dapat dilihat dari suhu tubuhnya. Pada umumnya, suhu tubuh wanita dalam masa subur akan meningkat sekitar 1 derajat Celcius. 

Tak terlalu terasa memang, tapi ini salah satu indikator penting untuk Anda cermati pada pagi hari, dan segera setelah bangun tidur. Catatlah suhu tubuh harian Anda selama 3 hari sebelum perkiraan ovulasi, yakni waktu seorang wanita paling subur adalah 2-3 hari sebelum suhu tubuh Anda meningkat.

2 dari 8 halaman

2. Perubahan pada Lendir Serviks

Adanya cairan yang keluar dari vagina yang tampak sebagai “keputihan” yang lebih encer, jernih, dan licin, berasal dari serviks (leher rahim). 

Anda dapat membandingkannya dengan warna dan tekstur dari putih telur yang mentah. Lendir serviks di masa ini elastis sehingga bisa memanjang ketika ditarik dan tidak putus. Apabila ovulasi sudah terjadi, konsistensi lendir akan menurun, menjadi lebih kental dan keruh. 

Lakukanlah hubungan ketika lendir serviks sedang banyak-banyaknya keluar (ketika ovulasi terjadi). Ini merupakan salah satu ciri yang mudah diamati pada wanita yang sedang subur.

Artikel Lainnya: Benarkah Kesuburan Wanita Dipengaruhi Golongan Darah?

3 dari 8 halaman

3. Kram Ringan atau Nyeri Perut Bawah Hanya di Satu Sisi

Terasa tidak nyaman seperti kram perut yang ringan adalah salah satu ciri masa subur. Kram ovulasi ini rasanya akan mirip dengan kram perut saat haid, tapi lebih ringan. Terkadang, akan didapat bercak darah atau spotting yang hanya berlangsung sementara. 

Ciri lainnya, hal ini terjadi hanya pada satu sisi perut, di mana ovulasi hanya terjadi karena dikeluarkannya satu telur dari satu ovarium atau indung telur, tiap siklus menstruasi. Perlu diingat bahwa tidak semua wanita akan mengalami kram ringan ini.

4 dari 8 halaman

4. Nyeri Payudara

Ciri-ciri wanita subur berikutnya adalah terasa nyeri pada payudara, yang wajar terjadi pada beberapa hari sebelum hingga masa ovulasi tiba.

Ini serupa dengan nyeri payudara saat menstruasi yang dapat bersifat lebih ringan, tapi tidak diikuti dengan keluarnya darah seperti saat menstruasi. Nyeri payudara dipengaruhi oleh fluktuasi hormon yang terjadi ketika Anda sedang masuk dalam fase ovulasi.

5 dari 8 halaman

5. Gairah Seksual Meningkat

Adanya peningkatan gairah seksual ketika mendekati waktu ovulasi merupakan hal yang wajar dan tidak perlu disesali. Hal ini berkaitan dengan kadar hormon yang berfluktuasi di dalam tubuh Anda.

Apabila Anda dan pasangan sedang menjalani program hamil, lakukan hubungan seksual pada masa tersebut agar peluang hamil menjadi lebih tinggi. 

Artikel Lainnya: 7 Cara Alami Tingkatkan Kesuburan Wanita

6 dari 8 halaman

6. Perubahan pada Air Liur

Ciri wanita yang mudah hamil selanjutnya adalah perubahan pada air liur. Ini terjadi karena hormon estrogen dan progesteron akan mengubah konsistensi dari air liur yang sudah mengering, sebelum atau saat ovulasi, sehingga dapat terbentuk suatu pola.

Pada air liur yang kering ini, pola dapat terlihat seperti kristal atau daun pakis. Hanya saja, merokok, makan, minum, dan menyikat gigi dapat menutupi efek ini. Akibatnya, meski hal ini dapat dilihat, sedikit sulit memperhatikan perubahan air liur sebagai indikator ovulasi.

7 dari 8 halaman

7. Tes Prediksi Ovulasi

Apabila masih kurang yakin, Anda dapat melakukan suatu tes yang lebih objektif, yang mirip dengan tes kehamilan. Anda dapat membeli tes prediksi ovulasi di apotek, yang dapat memberi gambaran kapan periode masa subur akan datang.

Tes prediksi ovulasi mengukur kadar luteinizing hormone (LH) dalam air seni sebelum terjadi ovulasi. Ketika kadar LH sedang tinggi-tingginya, artinya Anda sedang berada di dalam periode masa subur.

Itulah tujuh ciri masa subur wanita yang bisa diamati. Namun, apabila Anda masih kesulitan menentukan masa subur. Misalnya, tidak teraturnya siklus haid atau masalah pada sistem reproduksi, konsultasikan dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Anda juga bisa memanfaatkan Kalender Kesuburan di sini kalau masih bingung menentukan masa subur. Yuk, unduh aplikasi KlikDokter untuk selalu update terkait informasi kesehatan.

(HNS/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar