Sukses

Ini Bahayanya Menggendong Bayi Sambil Diayun

Hati-hati, menggendong bayi sambil diayun atau mengguncang bayi dapat berakibat fatal.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orangtua ingin anaknya tumbuh dan berkembang secara normal dan sehat. Dalam prosesnya, sering kali menuntut kesabaran dan pengetahuan tentang cara tepat merawat bayi, termasuk dalam hal menggendong bayi.

Tak jarang kita menemukan pemandangan para ibu yang menggendong sambil mengayun bayinya agar bayi merasa lebih tenang, berhenti menangis dan tertidur. Padahal, mengguncang atau mengayun bayi dengan cara yang tidak tepat bisa sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kerusakan otak. Salah satu dampak yang cukup serius adalah shaken baby syndrome.

Shaken baby syndrome, disebut juga abusive head trauma, merupakan cedera otak yang disebabkan guncangan hebat di kepala. Ketika bayi mengalami guncangan, otak mengalami pergeseran dan membentur tulang tengkorak sehingga terjadi robekan saraf dan pembuluh darah yang mengakibatkan perdarahan otak. Sindom ini paling sering terjadi pada anak di bawah usia 2 tahun, dimana ukuran kepala mereka masih cenderung lebih besar dibanding tubuhnya.

Gejala shaken baby syndrome bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Gejala ringan diantaranya adalah bayi jadi rewel atau mengantuk, anak jadi sulit makan dan tampak pucat. Sementara gejala beratnya adalah muntah terus-menerus, sesak napas, kejang, kelumpuhan, penurunan kesadaran, bahkan kematian karena perdarahan otak.

Meskipun dampaknya serius, shaken baby syndrome adalah kondisi yang dapat dicegah. Bila bayi menangis, cari tahu penyebabnya. Mungkin ia lapar atau popoknya sudah basah. Dengan mengatasi penyebabnya, bayi akan berhenti menangis.

Perhatikan pula cara Anda menggendong bayi. Jangan mengayunnya terlalu kencang meskipun bertujuan untuk menenangkannya, atau agar ia tidur. Bila memungkinkan, gunakan ayunan khusus bayi yang berayun dengan lembut. Jika bayi diasuh oleh orang lain, beri tahu pengasuh mengenai bahaya shaken baby syndrome agar ia berhati-hati saat menggendong bayi Anda.

Adalah hal yang wajar bila bayi menangis tiap 2-3 jam. Untuk memenuhi kebutuhannya, bayi sangat bergantung pada orang dewasa di sekitarnya. Jadi, seberapa lelah, marah, atau frustasinya Anda, jangan pernah mengguncang bayi Anda.

Ingatlah bahwa menangis adalah cara bayi berkomunikasi. Saat ia menangis, berikan perhatian dan kasih sayang dengan menggendong bayi sambil menepuknya dengan lembut. Jangan mengguncangnya karena akan berdampak buruk bagi anak Anda.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar