Sukses

Langkah Penanganan Asma pada Anak di Rumah

Kekambuhan asma pada anak bisa terjadi sewaktu-waktu. Jangan khawatir berlebih! Ada beberapa cara penanganan asma pada anak yang bisa Anda lakukan.

Menjadi orang tua dari anak penderita asma bukanlah hal mudah. Asma dapat kambuh sewaktu-waktu sehingga membuat Anda kebingungan. Cara terbaik untuk mengatasi asma adalah dengan menghindari pemicunya. Misalnya, debu, bulu binatang, dan udara dingin.

Tanda dan gejala asma masa kanak-kanak yang umum meliputi:

  • Sering batuk yang memburuk saat anak Anda terkena infeksi virus, terjadi saat anak tidur, atau dipicu oleh olahraga dan udara dingin
  • Suara napas berbunyi atau mengi saat mengembuskan napas
  • Sesak napas atau bicara tersengal-sengal

Beberapa gejala di atas dapat memburuk pada malam atau dini hari. Penting bagi Anda untuk mengetahui beberapa hal yang memicu asma anak, melakukan tindakan pencegahan, dan langkah penanganan anak asma di rumah. Berikut ini penjelasannya.

1 dari 4 halaman

1. Pertahankan Kelembapan dan Kebersihan Udara dalam Rumah

Jika Anda tinggal di daerah beriklim lembap, bicarakan dengan dokter anak tentang penggunaan dehumidifier untuk menjaga udara tetap kering.

Mintalah teknisi pendingin udara untuk memeriksa sistem AC Anda secara rutin. Pertimbangkan juga untuk memasang filter partikel kecil di sistem ventilasi Anda.

Artikel lainnya: 5 Jenis Makanan Yang HARUS DIHINDARI Penderita Asma

2. Minimalkan Debu

Penanganan anak asma di rumah berikutnya adalah dengan meminimalkan debu. Kamar dan ruangan yang banyak debu dapat memperburuk gejala asma di malam hari.

Beberapa cara bisa dicoba, misalnya dengan membalut bantal dan kasur dengan penutup tahan debu atau rutin mengganti tirai jendela.

Pertimbangkan juga untuk mengganti karpet dan memasang alas lantai yang mudah dibersihkan saja, utamanya di kamar anak.

2 dari 4 halaman

3. Jauhkan dari Bulu Hewan Peliharaan

Jika anak alergi bulu, sebaiknya hindari memiliki hewan peliharaan yang berbulu. Kalaupun Anda terlanjur memelihara hewan berbulu, rawat dengan baik untuk mengurangi jumlah bulu yang bertebaran. Jauhkan pula hewan peliharaan dari kamar anak Anda.

4. Kurangi Paparan Udara Dingin

Jika asma anak Anda diperburuk oleh udara dingin dan kering, jaga suhu udara di kamar anak agar tidak terlalu dingin.

Kemudian bersihkan secara teratur setidaknya sekali seminggu untuk menghilangkan debu dan alergen pencetus asma.

Artikel lainnya: Anak dengan Penyakit Asma Rawan Kena Infeksi Paru?

3 dari 4 halaman

5. Tenang dan Posisikan dengan Baik saat Serangan

Saat serangan terjadi, pertolongan pertama pada anak asma adalah dengan mengarahkan si kecil dalam posisi duduk. Hindari posisi berbaring yang lebih menyulitkan dalam bernapas.

Anda tidak boleh panik. Sebaliknya, tenangkan si kecil dengan tujuan memperlambat pernapasannya supaya tidak kelelahan.

6. Segera Gunakan Obat Sesuai Instruksi Dokter

Setelah membuat anak tenang dan memosisikan tubuh dengan baik, segera berikan obat serangan asma sesuai petunjuk dokter.

Tunggulah 5 - 10 menit. Apabila gejala menghilang, si kecil dapat beraktivitas lagi. Namun, jika kondisi tidak lekas membaik, segeralah bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

Tetap pakai obat pereda asma beberapa menit sekali sesuai petunjuk dokter, hingga bantuan datang dan anak sudah ditangani oleh tenaga medis.

Itulah beberapa langkah penanganan dan pertolongan pertama saat asma anak kambuh. Agar tidak panik ketika terjadi serangan asma, selalu siapkan obat-obatan di dalam tas dan bawa ke mana pun untuk berjaga-jaga.

Selain itu, berikan asupan nutrisi terbaik kepada si kecil agar daya tahan tubuhnya terpelihara. Hal lain yang juga sangat penting diperhatikan, hindari anak dari bahan-bahan yang dapat memicu serangan asma.

Yuk, pantau kesehatan si kecil melalui fitur Tumbuh Kembang Anak dari KlikDokter. Manfaatkan juga Live Chat 24 Jam untuk berkonsultasi langsung mengenai penanganan anak asma dengan dokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar