Sukses

Perlindungan Kesehatan terhadap Penyakit Tidak Menular

Maraknya penyakit tidak menular membuat biaya pengobatan membengkak. Perlindungan kesehatan dengan asuransi menjadi solusi.

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, angka kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) semakin meningkat. Menurut Departemen Kesehatan Indonesia, PTM adalah penyakit kronis yang tidak ditularkan dari orang ke orang. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 70 persen penyebab kematian di dunia adalah PTM.

Secara lebih detail, PTM yang merupakan penyebab kematian di dunia meliputi penyakit jantung (45 persen), kanker (22 persen), penyakit pernapasan (9 persen), dan diabetes (4 persen). Di Indonesia, kecenderungan PTM juga meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu didukung oleh hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2007 dan 2013 yang menyatakan bahwa ada kecenderungan peningkatan prevalensi PTM.

PTM dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti kebiasaan merokok, diet atau pola makan yang tidak sehat, minim aktivitas fisik, dan konsumsi minuman beralkohol. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga juga dapat memicu PTM.

Tidak hanya angka kejadian PTM yang meningkat, tetapi biaya pengobatannya juga kian melambung. Fakta dari Towers Watson menyatakan bahwa biaya pengobatan kian meningkat hingga (rata-rata) 9 persen per tahun dalam tiga tahun terakhir. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), angka ini melebihi kisaran inflasi di Indonesia yakni 4-5 persen per tahunnya.  

Oleh karena merebaknya kasus PTM di tengah masyarakat, yang membuat biaya pengobatan membengkak, maka perlu sebuah instrumen perlindungan. Salah satu bentuk perlindungan yang diperlukan masyarakat dalam mengatasi melambungnya biaya pengobatan adalah asuransi.

Sejalan dengan fakta tersebut, AXA Financial Indonesia (AFI) meluncurkan sebuah produk asuransi kesehatan terbaru yaitu Maestro Optima Care, 29 November lalu, di Jakarta. Produk asuransi ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan perlindungan maksimal dalam menangani biaya pengobatan.

Membengkaknya biaya pengobatan akibat meningkatnya kasus penyakit tidak menular, memang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengantisipasinya dengan memilih produk perlindungan - atau asuransi - yang tepat.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar