Sukses

Kenali Penyebab Neuroblastoma pada Anak

Neuroblastoma adalah kanker pada sel saraf yang cukup sering ditemui pada anak. Kenali beberapa penyebabnya berikut ini.

Neuroblastoma adalah tumor ganas pada sistem saraf yang dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, terutama di sekitar kelenjar adrenal. Tak menutup kemungkinan bahwa neuroblastoma juga ditemukan di lokasi lain, seperti leher, dada, perut, dan di dekat tulang belakang.

Neuroblastoma sendiri merupakan tumor padat ekstrakranial yang paling umum ditemui pada anak-anak. Biasanya, neuroblastoma menyerang anak usia 5 tahun atau di bawahnya.

Meski beberapa bentuk neuroblastoma bisa hilang dengan sendirinya, ada kondisi lain yang memerlukan perawatan. Pengobatan neuroblastoma juga tergantung dari faktor penyebabnya. 

1 dari 4 halaman

Penyebab Neuroblastoma pada Anak

Neuroblastoma pada anak umumnya berasal dari mutasi genetik yang menyebabkan sel sehat bertumbuh tidak normal. Sel dalam keadaan normal memiliki ritme pertumbuhan yang teratur dan dapat dihentikan. Namun, pola pertumbuhan pada sel kanker terjadi secara tidak teratur.

Seiring dengan perkembangan janin dalam kandungan, maka neuroblast (sel cikal bakal saraf) akan turut berkembang menjadi sel saraf dewasa. Namun, pada kasus neuroblastoma, pertumbuhan sel ini akan tertahan dan menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal.

Artikel Lainnya: Kanker pada Anak dan Orang Dewasa, Adakah Bedanya?

Penyebab pasti dari neuroblastoma pada anak masih belum diketahui secara pasti. Namun, diduga terdapat beberapa faktor yang berperan dalam terjadinya kanker ini, yaitu:

  • Genetik

Sekitar 1-2 persen anak dengan neuroblastoma memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama. Pada anak dengan riwayat keluarga neuroblastoma, penyakit ini dapat terjadi pada dua atau lebih organ. Jadi, bisa dikatakan bahwa penyebab neuroblastoma pada anak salah satunya adalah faktor genetik.

  • Onkogen (Sel Kanker) MYCN

Kanker saraf pada anak bisa disebabkan oleh sel kanker MYCN. Hal ini terdapat pada berbagai penemuan selama dua dekade terakhir.

Gangguan kromosom dan molekuler pada neuroblastoma banyak yang telah diidentifikasi. Salah satu marker biologis neuroblastoma adalah MYCN. MYCN sendiri adalah onkogen yang diekspresikan secara berlebihan pada kasus neuroblastoma.

  • Faktor Lain

Selain kedua faktor penyebab di atas, faktor lain yang masih dipelajari sebagai penyebab neuroblastoma pada anak, di antaranya merokok, mengonsumsi alkohol, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

Artikel Lainnya: Kiat Cegah Kanker pada Anak

2 dari 4 halaman

Gejala Neuroblastoma pada Anak

Gejala neuroblastoma terutama pada anak dapat bervariasi, tergantung dari lokasi tumor berada, ukuran, dan penyebarannya. Umumnya gejala yang ditemukan, antara lain:

  • Adanya benjolan atau pembengkakan di bagian perut atau leher
  • Sesak napas atau sulit menelan
  • Hilangnya nafsu makan dan penurunan berat badan
  • Kelopak mata layu dan pupil mata yang kecil sebelah
  • Rasa kebas atau sulit menggerakkan anggota badan
3 dari 4 halaman

Pengobatan Neuroblastoma

Dalam menangani neuroblastoma pada anak, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, yakni usia anak, tingkat keparahan kanker, serta jenis sel yang terlibat. Beberapa hal tersebut merupakan faktor-faktor penting yang menentukan pilihan terapi.

Pengobatan neuroblastoma yang diberikan pada pasien dapat berupa kombinasi lebih dari satu metode terapi. Metode terapi yang lazim digunakan untuk mengobati neuroblastoma, di antaranya:

  • Operasi
  • Kemoterapi
  • Radioterapi
  • Transplantasi sumsum tulang belakang
  • Imunoterapi

Jadi, setelah mengetahui penyebab kanker saraf, dapat disimpulkan bahwa ada banyak faktor yang berperan dalam terjadinya neuroblastoma pada anak. Meski begitu, masih banyak yang perlu dipelajari dari neuroblastoma ini.

Kabar baiknya, informasi terkait tumor ini juga semakin bertambah seiring kemajuan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, hal tersebut dapat menjawab berbagai pertanyaan yang masih tertunda saat ini.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait atau informasi kesehatan lainnya, Anda bisa menanyakan langsung kepada dokter kami menggunakan layanan LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter. Semoga bermanfaat!

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar