Sukses

Kenali Penyebab Neuroblastoma pada Anak

Neuroblastoma adalah kanker pada sel saraf yang cukup sering ditemui pada anak.

Klikdokter.com, Jakarta Neuroblastoma adalah tumor ganas pada sistem saraf. Neuroblastoma sering ditemukan pada masa kanak-kanak dan dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh. Bahkan, neuroblastoma merupakan tumor padat ekstrakranial yang paling umum ditemui pada anak-anak.

Gejala neuroblastoma tergantung dari lokasi tumor berada. Umumnya, tumor ini terjadi di rongga perut dengan gejala adanya massa atau benjolan di dalam perut. Tumor juga dapat menyebabkan keluhan seperti sesak napas.

Pada umumnya, keganasan berasal dari mutasi genetik yang menyebabkan sel sehat bertumbuh tidak normal. Sel dalam keadaan normal memiliki ritme pertumbuhan yang teratur dan dapat dihentikan. Namun, pola pertumbuhan pada sel kanker terjadi secara tidak teratur.

Seiring dengan perkembangan janin dalam kandungan, maka neuroblast (sel cikal bakal saraf) akan turut berkembang menjadi sel saraf dewasa. Namun, pada kasus neuroblastoma, pertumbuhan sel ini akan tertahan dan menyebabkan pertumbuhan yang tidak normal.

Penyebab pasti dari neuroblastoma masih belum diketahui secara pasti. Namun, diduga terdapat beberapa faktor yang berperan dalam terjadinya kanker ini, yaitu:

  • Genetik. Sekitar 1-2 persen anak dengan neuroblastoma memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama. Pada anak dengan riwayat keluarga neuroblastoma, penyakit ini dapat terjadi pada dua atau lebih organ.
  • Onkogen (sel kanker) MYCN. Selama dua dekade terakhir, telah banyak gangguan kromosom dan molekuler pada neuroblastoma yang telah diidentifikasi. Salah satu marker biologis neuroblastoma adalah MYCN. MYCN adalah onkogen yang diekspresikan secara berlebihan pada kasus neuroblastoma.
  • Faktor lain yang masih dipelajari seperti merokok, mengonsumsi alkohol, dan penggunaan obat tertentu.

Jadi, banyak faktor yang berperan dalam terjadinya neuroblastoma pada anak. Masih banyak yang perlu dipelajari dari neuroblastoma. Informasi terkait tumor ini juga semakin bertambah seiring kemajuan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, hal tersebut dapat menjawab berbagai pertanyaan yang masih tertunda saat ini.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar