Sukses

Kiat Mengatasi Cegukan pada Bayi

Cegukan pada bayi masih dianggap wajar, selama bayi tetap aktif, tersenyum, serta tidak ada gangguan makan dan minum.

Klikdokter.com, Jakarta Cegukan adalah reaksi refleks dari otot-otot diafragma (pemisah rongga dada dan perut) yang berkontraksi karena iritasi atau stimulasi pada otot tersebut. Cegukan tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga dapat terjadi pada bayi.

Cegukan merupakan hal wajar, dan bukan merupakan salah satu indikasi penyakit yang membahayakan. Pada orang dewasa, untuk mengatasi cegukan cukup dengan melakukan pengolahan napas yang baik atau banyak minum air putih. Sedangkan menangani cegukan pada bayi butuh bantuan orang tua.

Cegukan dapat muncul pada bayi saat ia terlalu banyak makan atau menyusu. Bayi juga bisa mengalami cegukan, karena udara yang masuk saat ia mengunyah, atau ketika ia merasa tegang.

Orang tua kerap merasa bahwa cegukan memicu rasa tidak nyaman pada bayi, padahal bayi tidak merasakan hal demikian. Cegukan pada bayi masih dapat dianggap wajar selama bayi tetap aktif, tersenyum, dan tidak ada gangguan makan dan minum. Meski demikian, Anda tetap perlu waspada akan risiko yang mungkin muncul.

Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mengurangi risiko cegukan pada bayi:

  • Jika timbul cegukan saat menyusu, maka Anda perlu mengubah posisi menyusui. Kemudian, cobalah untuk menyusui si Kecil kembali sampai cegukannya hilang. Posisi menyusui yang benar adalah seluruh puting dan areola masuk ke dalam mulut bayi.
  • Rangsang bayi untuk sendawa setelah minum susu. Caranya adalah dengan menepuk punggung bayi sekitar 1-2 menit secara halus hingga bayi sendawa.
  • Jika cegukan tetap berlanjut padahal telah mengubah posisi menyusui, Anda sebaiknya menghentikan sejenak proses menyusui. Lalu posisikan bayi dengan tegak dalam pelukan Anda. Kemudian, tepuk dengan lembut punggung bayi. Posisi ini sama seperti saat ingin merangsang bayi untuk sendawa.
  • Jika bayi sudah mulai mengonsumsi MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu), Anda dapat memberikannya sedikit demi sedikit, agar bayi tidak kembali cegukan.
  • Memijat lembut alis bayi. Pijatan yang lembut pada bagian alis bayi dapat membantu menenangkan bayi, sehingga cegukan dapat hilang dengan sendirinya.

Jika cara-cara di atas tidak dapat meredakan cegukan pada bayi, atau cegukan muncul terlalu sering dan di luar kewajaran, segera konsultasikan pada dokter. Hal ini sangat penting Anda lakukan, agar dokter dapat mengetahui penyebabnya dan bisa segera memberikan solusinya.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar