Sukses

Awas, Anak Muda Juga Bisa Terkena Nyeri Sendi!

Nyeri dan radang sendi atau artritis tak hanya menyerang orang tua. Waspadalah, anak muda juga bisa terkena artritis! Simak penyebabnya di sini.

Radang sendi atau artritis sering kali dianggap sebagai penyakit orang tua. Padahal, faktanya tidaklah demikian. Sebuah penelitian tahun 2015 mengungkapkan, dari 91 juta orang dewasa yang menderita artritis, hampir sepertiganya berusia 18-64 tahun.

Untuk itu, nyeri sendi usia muda bukanlah suatu hal baru. Gejala radang sendi pada usia muda misalnya timbul nyeri, kekakuan, bengkak, kemerahan, dan keterbatasan gerak pada sendi.

Siapa pun, tidak terkecuali usia muda, perlu mewaspadai gejala tersebut agar bisa memperoleh penanganan yang lebih cepat.

Penanganan radang sendi atau artritis di usia muda tentunya akan sangat bervariasi sesuai penyebabnya.

Maka, proses penanganan artritis selalu dimulai dengan mencari penyebab di balik munculnya keluhan sendi tersebut.

1 dari 3 halaman

Penyebab Radang Sendi pada Usia Muda

Seperti yang disebutkan di atas, nyeri sendi usia muda bisa disebabkan oleh bermacam-macam penyebab.

Faktanya, artritis sendiri merupakan istilah untuk lebih dari 200 macam penyakit yang dapat mengenai sendi dan sekitarnya.

Bila disederhanakan, berikut ini adalah beberapa penyebab nyeri sendi usia muda yang paling sering ditemukan:

  • Artritis akibat Asam Urat (Artritis Gout)

Penyakit ini terjadi ketika adanya kerusakan sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat membentuk kristal di sendi dan menyebabkan gangguan pada sendi.

  • Osteoartritis

Kondisi ini merupakan nyeri sendi yang diakibatkan oleh kerusakan tulang rawan sendi.

Osteoartritis umum terjadi pada usia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada orang berusia muda. Obesitas dan trauma sendi menjadi faktor risiko utama terjadinya kondisi ini.

Artikel Lainnya: Persendian Sering Sakit, Sudah Pasti Asam Urat?

  • Artritis akibat Gangguan Sistem Imun

Contoh dari kondisi ini adalah Rheumatoid Arthritis (RA) atau Systemic Lupus Erythematosus (SLE).

Kondisi ini tidak selalu terjadi pada usia lanjut. Penyakit RA bahkan bisa terjadi pada usia sangat muda (tipe Juvenile bisa muncul dari usia enam bulan).

Kondisi nyeri sendi usia muda yang disebabkan oleh gangguan sistem imun disebabkan oleh kegagalan sistem imun membedakan benda asing dan jaringan tubuh asli. Akibatnya, dibentuk antibodi yang justru merusak jaringan alami tubuh, misalnya sendi.

  • Artritis akibat Infeksi

Contoh dari kondisi ini adalah penyakit Lyme. Penyakit ini adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Borrelia yang ditularkan oleh kutu. Gejala penyakit Lyme antara lain demam, ruam kulit, nyeri kepala, hingga nyeri sendi.

2 dari 3 halaman

Cara Menjaga Kesehatan Sendi Sejak Usia Muda

Penyebab nyeri sendi usia muda memang bermacam-macam. Adapun artritis yang berkaitan dengan gangguan sistem imun memang sulit dicegah.

Namun, untuk tipe penyebab artritis lain, serangkaian langkah pencegahan berikut bisa membantu meminimalkan kejadiannya:

  • Atur Asupan Nutrisi

Untuk penyebab artritis yang berkaitan dengan makanan (artritis gout), pencegahan utamanya adalah dengan mengatur jenis makanan. Hindari konsumsi makanan tinggi purin agar kadar asam urat darah tidak meningkat.

Makanan yang tinggi kadar purin misalnya makanan laut, anggur merah, daging merah, dan jeroan.

Beberapa sayuran hijau juga diketahui tinggi purin, meskipun masih diperdebatkan kaitannya dengan kekambuhan artritis gout.

Artikel Lainnya: Inilah yang Dapat Dilakukan untuk Meredakan Nyeri Sendi

  • Capai Berat Badan Ideal

Obesitas berkaitan dengan kejadian gangguan sendi, salah satunya osteoarthritis. Dengan begitu, mempertahankan berat badan ideal sangatlah krusial.

Tidak hanya masalah nyeri sendi usia muda, tapi risiko penyakit jantung, hipertensi, dan diabetes pun akan menurun bila memperbaiki kondisi obesitas.

  • Miliki Gaya Hidup Aktif

Aktivitas fisik penting untuk kesehatan tubuh, termasuk untuk mencegah nyeri sendi usia muda. Aktivitas fisik dapat memperkuat otot di sekitar sendi, serta meningkatkan mobilitas dan fleksibilitas sendi.

Kuncinya adalah mencari jenis olahraga yang tepat untuk Anda. Misalnya, bila menderita obesitas, hindari terlalu banyak olahraga yang memberikan beban pada lutut atau pergelangan kaki.

Dengan begitu, kejadian osteoarthritis pada lutut dan pergelangan kaki bisa diminimalkan. Lalu, tetap perbaiki juga kondisi obesitas yang terjadi, ya!

Itulah beberapa penyebab nyeri sendi usia muda dan pencegahannya. Dengan mampu menjaga kesehatan sendi, produktivitas Anda tentu akan terus terjaga hingga usia lanjut.

Bila ingin lebih mudah konsultasi seputar kesehatan sendi kepada dokter, pakai fitur LiveChat dari Klikdokter.

(FR/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar