Sukses

Syarat Menjadi Donor ASI yang Perlu Anda Tahu

Anda ingin mendonorkan ASI? Sebelumnya, ada beberapa syarat donor ASI yang harus diketahui. Simak syarat menjadi pendonor ASI di sini.

Memiliki produksi ASI yang berlimpah sehingga dapat memenuhi kebutuhan si kecil adalah berkat yang patut disyukuri. Sayangnya di sisi lain, masih banyak ibu yang harus berjuang untuk mencukupi kebutuhan nutrisi bayi melalui ASI.

Kondisi inilah yang pada akhirnya menjadi pertimbangan maraknya aktivitas donor ASI. Anda tertarik juga mendonorkan kelebihan stok ASI pada bayi lain? Simak dulu syarat donor ASI berikut.

 

1 dari 4 halaman

Syarat Menjadi Pendonor ASI

Karena ASI merupakan cairan tubuh seperti darah, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum menjadi donor ASI. Disadur dari publikasi IDAI, berikut adalah syarat menjadi pendonor ASI:

  1. Seorang ibu dari bayi berusia kurang dari 6 bulan
  2. Sehat dan tidak ada kontraindikasi menyusui
  3. Produksi ASI untuk anak kandung sudah tercukupi dan memutuskan berdonasi ASI atas dasar produksi ASI berlebih
  4. Tidak memiliki riwayat transfusi darah atau transplantasi dalam 12 bulan terakhir sebelum melakukan pendonoran ASI
  5. Tidak mengonsumsi obat-obatan dan produk yang bisa mempengaruhi kondisi bayi
  6. Tidak memiliki riwayat penyakit menular seperti hepatitis atau HIV
  7. Tidak memiliki pasangan seksual yang berisiko terinfeksi penyakit seperti HIV, hepatitis, atau menggunakan obat ilegal, seorang perokok, atau minum minuman beralkohol

Artikel lainnya: 6 Fakta Mengejutkan tentang ASI, Apa Saja Fakta ASI?

2 dari 4 halaman

Ketahui Prosedur Donor ASI

Masih bersumber dari publikasi IDAI, prosedur donor ASI terbagi menjadi beberapa tahapan. Beberapa tahapan tersebut secara garis besar adalah:

  1. Penapisan 1 untuk memastikan calon pendonor memenuhi ketujuh syarat yang telah disebutkan sebelumnya.
  2. Penapisan 2, yaitu serangkaian skrining meliputi berbagai tes untuk memastikan donor bebas dari penyakit yang menjadi kontraindikasi dan instruksi pengulangan tes untuk menjamin keamanan.
  3. Pencatatan mencakup identitas pendonor, lembar persetujuan, kuesioner dan hasil skrining penyakit, dan lain-lain.
  4. Pengolahan ASI untuk memastikan ASI bebas mikroorganisme sebelum disimpan atau diberikan ke resipien dengan metode pasteurisasi pretoria atau metode flash heating.
3 dari 4 halaman

Tips Sebelum Mendonorkan ASI

Mendonorkan ASI agar dapat memberi manfaat bagi resipien merupakan proses yang panjang dan tidak mudah. Banyak tahapan harus dilewati agar pendonoran bukannya malah merugikan kedua pihak, tapi aman dan bermanfaat.

Memenuhi syarat pendonor ASI susah-susah gampang. Untuk itu, ada beberapa tips yang sebaiknya Anda ketahui sebelum mendonorkan ASI:

  • Mantapkan niat Anda
  • Pastikan diri Anda mampu dan lingkungan terutama keluarga inti mendukung
  • Persiapkan diri untuk berkomitmen energi, waktu, dan biaya
  • Yakinlah bahwa yang Anda lakukan adalah sesuatu yang bermanfaat bagi diri dan orang lain

Bagaimana, Anda tertarik menjadi donor ASI? Kalau syarat pendonor ASI di atas sudah terpenuhi, segera hubungi rumah sakit terdekat yang memiliki unit bank ASI. Membagi ASI, membagi kebaikan bagi sesama.

Kalau masih ada pertanyaan seputar syarat donor ASI atau kesehatan ibu dan bayi, sampaikan langsung pada dokter melalui fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

[HNS-JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar