Sukses

Ini Syarat Menjadi Donor ASI yang Harus Anda Tahu

Ketika ASI Anda berlimpah, mengapa tidak menjadi donor ASI bagi bayi lain yang membutuhkan?

Klikdokter.com, Jakarta Memiliki produksi ASI yang berlimpah sehingga dapat memenuhi kebutuhan bayi Anda akan air susu, adalah berkat yang patut disyukuri. Di saat Anda sudah tidak tahu akan menaruh di mana ASIP (ASI perah) karena freezer sudah penuh, masih banyak ibu menyusui yang belum dapat menghasilkan ASI yang cukup untuk bayi mereka. Hal ini pun menjadi pertimbangan munculnya fenomena donor ASI.

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Air susu ibu merupakan nutrisi yang  baik untuk bayi sehat yang ibunya belum atau tidak bisa menghasilkan ASI yang cukup karena satu dan lain hal, atau untuk bayi prematur yang ibunya memang belum bisa memproduksi ASI.

Kandungan di dalam ASI yang sangat baik dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi secara optimal. Selain itu, juga sangat krusial untuk perbaikan kesehatan dari bayi-bayi yang lahir dalam keadaan prematur atau sakit.

ASI Anda yang berlimpah nyatanya sangat berharga bagi bayi lain. Oleh karena itu, mengapa tidak menjadi donor ASI?

Karena ASI juga merupakan cairan tubuh seperti darah, maka untuk menjadi donor ASI ada beberapa syarat yang harus Anda penuhi seperti sebelum menjadi donor darah.

Perlu komitmen kuat

Untuk menjadi donor ASI, Anda harus memiliki komitmen kuat untuk terus memompa ASI Anda agar dapat mendonasikannya. Karena memompa ASI tidaklah semudah menyusui secara langsung, Anda harus mendedikasikan waktu dan tenaga untuk memerah ASI dengan pompa.

Anda dapat menjadi kandidat donor ASI jika memiliki bayi yang berusia kurang dari 6 bulan dan telah dapat mencukupi kebutuhan ASI dari bayi Anda sendiri. Sebelum disetujui untuk mendonasikan ASI,  riwayat kesehatan Anda akan diperiksa terlebih dahulu.

Syarat pendonor ASI harusnya tidak merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu, tidak memiliki penyakit menular seksual, tidak menderita penyakit tuberkulosis, serta tidak menerima transfusi darah atau transplantasi organ dalam 12 bulan terakhir.

ASI perlu diskrining

Selain itu, ASIP yang telah Anda pompa akan diskrining terlebih dahulu dari berbagai penyakit, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, CMV, dan sifilis.

Jika memenuhi seluruh persyaratan tersebut, maka Anda pun dapat menjadi donor ASI. Anda akan diberikan pengetahuan mengenai bagaimana memompa ASI dengan higienis, diantaranya harus mencuci tangan dan peralatan pompa dengan bersih.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk memompa ASI ke dalam botol kaca yang telah disterilkan ketimbang plastik ASI. Jangan lupa untuk menuliskan tanggal Anda memompa ASIP tersebut, lalu bekukan ASIP di dalam freezer.

Akan lebih baik jika Anda segera mengirimkan ASIP beku tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 24 jam setelah memerah ASIP tersebut.

Bagaimana, tertarik menjadi donor ASI? Segera hubungi rumah sakit terdekat yang memiliki unit bank ASI. Membagi ASI, membagi kebaikan bagi sesama.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar