Sukses

Kini Kanker Dapat Diatasi dengan Virus

Virus tak selamanya merugikan karena kini dimanfaatkan sebagai terapi kanker.

Klikdokter.com, Jakarta Tergantung jenis kanker, lokasi, dan stadiumnya, penderita kanker biasanya mendapatkan salah satu atau kombinasi dari terapi bedah, kemoterapi, atau radioterapi. Sayangnya, dari ketiga metode tersebut, belum ada satupun yang dapat menghilangkan kanker secara total. Kini, ada harapan baru dalam terapi kanker, yaitu dengan menggunakan virus.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Stephen J. Russel, MD, PhD dari Departemen Kedokteran, Mayo Clinic, Rochester, Minnesota, Amerika Serikat, dalam acara Dr. Boenjamin Setiawan Distinguished Lecture Series 2017 yang bertajuk “Cancer Immunotherapy Has Arrived Using Cells, Genes, and Viruses” pada Sabtu (4/11/2017) lalu di Jakarta.

Penggunaan virus sebagai terapi kanker disebut dengan viroterapi onkolitik (oncolytic virotherapy), yaitu metode pengobatan kanker dengan menggunakan virus alami maupun yang telah dimodifikasi secara genetik.

Dengan metode ini, secara selektif virus mampu berkembang biak di dalam sel-sel kanker, sekaligus membunuhnya tanpa merusak sel-sel normal di sekitarnya.

“Virus onkolitik dapat menghilangkan kanker melalui dua cara, yaitu membunuh sel kanker secara langsung atau dengan memicu reaksi peradangan yang dimediasi oleh sistem kekebalan tubuh,” imbuh Stephen.

Ibarat pertandingan satu lawan satu, virus onkolitik memiliki potensi untuk menghancurkan permukaan dan bagian dalam sel kanker secara langsung. Potensi ini bisa dikembangkan menjadi metode penyembuhan kanker dengan sekali suntik.

Cara lainnya, virus onkolitik memicu reaksi peradangan di lokasi sel kanker. Reaksi peradangan akan mengeluarkan zat-zat kimia yang dapat merusak sel kanker dan pembuluh darah di sekitarnya, sehingga akhirnya sel-sel kanker tersebut mati.

Selain cara-cara tersebut, virus onkolitik juga bekerja secara sinergis dengan meningkatkan efektivitas kemoterapi dan radioterapi dalam membunuh sel kanker.

Lalu, apakah semua virus bisa dipakai untuk terapi sel kanker? Tentu tidak. Sebagian virus memiliki kemampuan alami untuk membunuh sel kanker dan sebagian lagi perlu dilakukan modifikasi genetik terlebih dulu.

1 dari 2 halaman

Selanjutnya

Contoh virus yang memiliki kemampuan alami untuk membunuh sel kanker, yaitu parvovirus, reovirus, dan virus penyebab gondongan. Sedangkan virus yang dapat dimodifikasi yaitu virus campak, adenovirus, Vesicular Stomatitis Virus (VSV), dan Herpes Simpleks Virus (HSV).

Ide untuk menggunakan virus sebagai terapi kanker sebetulnya sudah dimulai sejak tahun 1950. Pada era tersebut, diketahui bahwa massa tumor penderita kanker akan mengecil ketika mengalami infeksi virus.

Sejak saat itu, konsep ini semakin berkembang dan hingga kini masih dilakukan penelitian intensif terkait penggunaan virus onkolitik untuk terapi kanker.

“Di Mayo Clinic, sampai saat ini kami masih terus melakukan uji klinis untuk melihat efektivitas dan keamanan virus onkolitik sebagai terapi kanker. Prospeknya sangat menjanjikan dan mungkin tidak lama lagi virus onkolitik bisa tersedia sebagai terapi kanker standar untuk seluruh pasien kanker,” pungkas Stephen.

Jadi, kini virus memang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit kanker. Harapannya, hasil uji klinis yang dilakukan dapat berkontribusi bagi kesehatan manusia, terutama bagi para penderita kanker.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar