Sukses

Kiat Terbaik Melatih Otak agar Selalu Optimistis

Studi menunjukkan, orang optimistis lebih bahagia, kreatif, dan cepat memecahkan masalah. Ini adalah cara melatih otak agar selalu optimistis.

“Jadi orang itu harus optimistis!” Anda pernah mendengar seruan semacam ini? Tentu itu anjuran yang baik. Namun, tak selamanya Anda bisa berpikir positif. Ada kalanya, saat masalah datang, Anda jadi pesimistis. Jadi, adakah cara melatih otak agar dapat selalu berpikir optimistis?

Jawabannya, tentu ada! Namun, sebelum masuk ke bagian tersebut, tahukah Anda kalau berpikir optimistis dapat pengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang?

Sebuah penelitian terkait hal ini dilakukan pada 70.000 perempuan pada 2004-2012. Peneliti menemukan bahwa orang yang berpikir optimistis berisiko yang lebih rendah untuk meninggal dari beberapa penyebab kematian. Misalnya, penyakit jantung, stroke, kanker, infeksi, dan penyakit pernapasan.

Manfaat berpikir positif lainnya adalah memiliki kualitas hidup yang lebih baik, mempunyai lebih banyak energi, mempunyai kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, tidak mudah depresi.

Orang yang terbiasa berpikir positif juga punya kemampuan menghadapi stres yang lebih baik, lebih cepat sembuh dari penyakit, dan bahkan berumur lebih panjang!

Artikel Lainnya: Ubah Kecemasan Jadi Energi Positif dengan Cara Ini

1 dari 2 halaman

Melatih Otak agar Selalu Berpikir Positif dan Optimistis

Sikap positif bukanlah sulap yang dapat menghilangkan segala masalah. Namun, cara berpikir optimistis dapat membuat masalah terlihat lebih mudah ditangani dan membantu melewati kesulitan dengan cara yang lebih positif dan produktif.

Bagaimana, sih, cara melatih otak agar selalu berpikir optimistis? Berikut beberapa di antaranya:

  1. Fokus terhadap Hal-hal Baik

Fokus terhadap hal-hal yang baik dari suatu hal yang terjadi adalah cara pertama untuk belajar berpikir positif dan optimistis. Meskipun Anda mengalami suatu keadaan yang menantang, carilah hal-hal kecil yang baik yang berada di balik masalah tersebut.

Misalnya, walaupun sekarang harus selalu berada di rumah karena pandemi virus corona, Anda dan keluarga tetap dalam keadaan sehat.

  1. Berbuat Baik

Berbuat baik dapat meningkatkan hormon dopamin di otak Anda. Di otak, dopamin terlibat dalam proses berpikir, belajar, pergerakan, motivasi dan kepuasan.

Oleh karena itu, jangan lupa lakukan hal-hal baik untuk orang-orang di sekitar Anda. Bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana, seperti memberi senyuman atau pujian kepada orang lain.

  1. Belajar untuk Selalu Bersyukur

Belajar untuk selalu bersyukur dalam berbagai situasi terbukti dapat menurunkan stres, meningkatkan rasa penghargaan terhadap diri, dan ketangguhan dalam suasana sulit. 

Pikirkan orang-orang, waktu, atau benda yang dapat membuat Anda merasa aman atau senang atau coba untuk bersyukur setiap hari. Jangan lupa juga bersyukur untuk kesehatan, pekerjaan, serta keluarga Anda.

Artikel Lainnya: Toxic Positivity yang Tak Disadari Banyak Orang

  1. Tertawa

Tertawa merupakan obat terbaik untuk meningkatkan rasa optimistis. Saat tertawa, tubuh akan menginduksi hormon serotonin sehingga menenangkan amigdala.

Selain itu, selalu luangkan waktu bersama teman atau keluarga untuk tertawa bersama. Lakukan hal ini sesering mungkin untuk mendapatkan efek yang maksimal.

  1. Bergaul dengan Orang yang Positif

Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang optimistis dan berpikir positif. Bergaul dengan orang yang optimis dan berpikir positif akan menularkan perasaan yang sama kepada Anda.

Anda juga dapat berbagi pikiran kepada mereka dan mendapatkan timbal balik bagaimana menghadapi masalah Anda dengan berpikir positif dan tetap optimistis.

  1. Memilih Kata-kata yang Baik

Kebiasaan mengeluh dapat mengganggu cara pandang dan bahkan suasana hati Anda. Karena itu, daripada mengeluh atau mengumpat, lebih baik pilih kata-kata yang baik, meski sedang merasa kesal.

Artikel Lainnya: Rasa Bahagia Bikin Tubuh dan Otak Lebih Sehat

  1. Pahami Ketakutan Anda 

Semua orang pasti pernah merasa khawatir atau takut akan suatu masalah, tapi Anda perlu mencoba mengerti ketakutan Anda. 

Carilah informasi tentang semua ketakutan yang Anda alami dan coba berpikir seberapa mungkin hal ini dapat terjadi.

Pikirkan juga apakah ada kemungkinan hal ini dapat memengaruhi hidup Anda. Cobalah untuk pahami mengerti ketakutan Anda, lalu mulai mengatasinya satu per satu dengan sikap positif.

  1. Olahraga

Olahraga dapat meningkatkan endorfin, serotonin, dan bahan kimia otak lainnya yang menyenangkan. Untuk hasil terbaik, tingkatkan detak jantung dengan olahraga sekitar 30 menit setiap hari.

Saat menghadapi masalah atau tekanan hidup, delapan cara melatih otak agar dapat selalu berpikir positif tersebut dapat dilakukan. Dengan begini, Anda pun bisa mengatasi kecemasan dengan cara yang lebih sehat.

Anda masih punya pertanyaan seputar topik ini? Yuk, chat langsung dokter kami di aplikasi KlikDokter!

[HNS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar