Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Awas, Sering Pakai Sex Toy Bahayakan Kesehatan!

Ada baiknya, pasangan atau orang yang aktif secara seksual mengetahui bahaya mainan seks atau seks toy bagi organ intim. SImak penjelasannya di sini.

Sebagian orang suka menggunakan sex toy untuk mencapai kepuasan seksual. Maka tak heran, alat pemuas seksual ini tidak begitu sulit didapat di pasaran. Sebut saja vibrator, dildo, oral stimulator, dan lain-lain.

Menggunakan sex toy untuk mencapai kepuasan saat bercinta memang tak ada salahnya. Namun Anda tetap harus berhati-hati, karena alat ini juga menyimpan bahaya kesehatan yang mengintai penggunanya.

1 dari 2 halaman

Bahaya Sex Toy bagi Kesehatan

Di balik kesenangan (pleasure) yang dirasakan saat menggunakan mainan seks, ada baiknya pasangan ataupun pengguna sex toy juga tahu risiko kesehatan di balik pemakaian alat ini. 

Berikut beberapa risiko yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan mainan seks untuk urusan ranjang Anda:

1. Meningkatkan Risiko Kanker

Sebagian besar sex toy memiliki bahan plastik. Salah satu bahan plastik yang sering digunakan adalah phthalates atau polyvinyl chloride (PVC). Meski masih diteliti, beberapa studi mengungkapkan bahwa orang yang sering terpapar dengan zat tersebut berisiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara dan kanker testis.

Oleh karena itu, jika Anda berencana menggunakan sex toy, perhatikan kandungannya baik-baik. Hindari kedua zat tersebut, agar tak berisiko mengalami kanker di kemudian hari.

2. Memerangkap Kuman

Mainan seks dengan bahan berpori dapat memerangkap kuman dan kotoran dengan sangat mudah. 

Oleh karena itu, pilihlah alat bantu seks dengan bahan silikon yang juga mudah dibersihkan. Apa pun bahannya, sex toy wajib dicuci setelah penggunaan. 

Artikel lainnya: Tips Memilih Sex Toys dengan Aman

3. Iritasi

Saat menggunakan sex toy, pastikan bahwa daerah kemaluan terlumasi dengan baik. Karena bila tidak, penggunaan alat tersebut dapat menyebabkan iritasi dan lecet di sekitar vagina atau penis. 

4. Infeksi Lainnya

Pada prinsipnya, mainan seks sebaiknya digunakan hanya pada satu bagian tubuh saja. Jika Anda ingin menggunakannya untuk bagian tubuh lain, sebaiknya ganti dengan alat bantu seks yang lain atau cuci terlebih dahulu. 

Penggunaan sex toy untuk banyak bagian tubuh, misalnya dari anus ke vagina, dapat menyebabkan infeksi pada area kewanitaan Anda.

5. Gangguan Intimasi

Penggunaan sex toy saat berhubungan dengan pasangan dapat menyebabkan pihak pria merasa kepuasan seksualnya berkurang, terutama jika ia merasa minder dengan kemampuan seksualnya. Bahaya penggunaan sex toy ini dapat menyebabkan timbulnya gangguan intimasi antara Anda dan pasangan.

Jadi, jika ingin menggunakan alat bantu seks saat berhubungan, pastikan komunikasi sebelumnya. Yakinkan pasangan Anda bahwa penggunaan mainan seks bukanlah karena kemampuannya yang kurang. Dengan komunikasi yang baik, kedua belah pihak dapat menikmati kepuasan seksual yang lebih saat menggunakan sex toy. 

Artikel lainnya: Jangan Salah, Ini Cara Menggunakan Sex Toys yang Benar

6. Rasa Baal pada Vagina

Walaupun umumnya jarang ditemui, namun salah satu bahaya seks toy (terutama vibrator) adalah timbulnya rasa baal pada vagina. Biasanya hal ini hanya timbul sementara saja. Menurut penelitian, sekitar 11 persen pengguna vibrator terkadang mengalami keluhan baal setelah penggunaan. 

Jika Anda mengalaminya, coba ubah pengaturan alat bantu seks tersebut, atau cara penggunaannya. Mungkin juga diperlukan penghentian sementara.

7. Kecanduan

Hal-hal yang menimbulkan rasa puas memang dapat menyebabkan kecanduan, termasuk penggunaan alat bantu seks. Umumnya, kecanduan ditandai dengan kesulitan mengontrol keinginan untuk menggunakan mainan seks. 

Nantinya, hal ini bisa berdampak langsung pada tanggung jawab Anda yang lain (kerja, sekolah), hubungan, dan merusak fungsi kehidupan sehari-hari. Jika Anda merasa kecanduan, segeralah cari pertolongan.

8. Penyakit Menular Seksual

Penggunaan sex toy berganti-gantian dengan orang lain sangat berpotensi menyebabkan penyakit menular seksual, seperti gonore, sifilis, atau keputihan

Oleh karena itu, hindari menggunakan sex toy secara bergantian. Selalu bersihkan alat tersebut dengan air mengalir dan sabun, sebelum maupun setelah menggunakannya.

Sex toy memang dapat menjadi alat bantu untuk mendapatkan kepuasan saat bercinta. Tapi Anda tetap harus waspada, karena bila tidak digunakan dengan bijaksana, alat ini juga dapat mengundang sederet bahaya kesehatan.

Ingin tanya lebih lanjut mengenai risiko kesehatan dari mainan seks atau sex toy untuk organ intim? Tanyakan langsung kepada dokter-dokter kami melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter. 

[NWS]

0 Komentar

Belum ada komentar