Sukses

Jeroan, Adakah Manfaatnya bagi Kesehatan?

Jeroan sering dituding sebagai biang keladi penyakit asam urat. Tapi, benarkah makanan ini tidak memberikan manfaat sehat sama sekali?

Klikdokter.com, Jakarta Di Indonesia, jeroan atau isi perut hewan ternak lazim dikonsumsi dan menjadi campuran dari berbagai masakan khas Nusantara. Meski murah dan mudah didapat, jeroan kerap dituding sebagai makanan tidak sehat, karena dapat menyebabkan penyakit asam urat.

Secara sederhana, jeroan memang kurang aman untuk dikonsumsi, khususnya bagi penderita asam urat. Ini karena jeroan mengandung senyawa purin yang tinggi, dimana senyawa ini merupakan penyebab utama terjadinya penyakit asam urat.

Sebagai ilustrasi, tubuh manusia sudah memiliki sekitar 85% kandungan purin yang dibutuhkan dalam sehari. Dengan demikian, hanya dibutuhkan tambahan 15% purin dari makanan untuk memenuhi kekurangan tersebut.

Jeroan dalam makanan sehari-hari mengandung 600-1000 mg purin. Padahal, asupan purin yang disarankan bagi penderita asam urat akut hanyalah 100-150 mg perharinya. Inilah yang menjadikan jeroan berbahaya bagi kesehatan.

Namun, dalam jumlah yang cukup dan terkontrol, jeroan sebenarnya memiliki potensi sebagai sumber gizi yang baik. Sebab jeroan mengandung vitamin B12 yang dapat membantu mengurangi risiko gangguan sistem saraf, sehingga dapat menurunkan risiko gangguan memori pada otak. Jeroan pun kaya akan zat besi, yang dapat membantu mengurangi risiko anemia atau kurang darah.

Tak hanya itu, jeroan juga merupakan sumber protein yang baik, dan mengandung berbagai asam amino untuk memaksimalkan sistem kerja tubuh. Sebagai contoh, 100 gram hati sapi matang mengandung 175 kalori, 27 gr protein, 0,7 mg vitamin C, 83,1 mcg vitamin B12, 6,2 mg zat besi, dan masih banyak lagi kandungan gizi baik lainnya.

Sejatinya, jeroan tidak melulu mendatangkan bahaya bagi orang yang mengonsumsinya. Yang terpenting adalah membatasi jumlahnya agar tidak berlebihan. Karena segala sesuatu yang dikonsumsi berlebihan, apa pun jenis makanannya, akan berakibat buruk bagi kesehatan tubuh Anda.

[NB/ RVS]

2 Komentar