Sukses

5 Kiat Mencegah Preeklamsia di Masa Kehamilan

Preeklamsia yang terjadi di masa kehamilan sangatlah menyiksa. Cegah dengan kiat berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Preeklamsia adalah suatu kondisi terjadinya tekanan darah tinggi pada kehamilan dan dapat disertai kerusakan organ lain seperti ginjal dan hati. Preeklamsia biasanya terjadi setelah usia kehamilan di atas 20 minggu, pada wanita yang sebelumnya memiliki kondisi tekanan darah normal.

Penyebab terjadinya preeklamsia belum diketahui secara jelas, dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Para ahli mengatakan bahwa proses awal terjadinya preeklamsia dimulai dari plasenta, yakni jaringan yang tumbuh di dalam kandungan untuk memberikan asupan nutrisi bagi janin selama kehamilan.

Pada awal kehamilan, peredaran darah ibu menuju jaringan plasenta akan berkembang. Namun, hal tersebut tidak berjalan dengan lancar pada wanita hamil dengan preeklamsia karena ukuran pembuluh darahnya justru akan mengecil. Saat ini belum ada upaya pasti yang dapat mencegah terjadinya preeklamsia.

Beberapa faktor dapat memengaruhi terjadinya peningkatan tekanan darah pada kehamilan. Faktor-faktor tersebut ada yang bisa dimodifikasi dan ada pula yang tidak bisa dimodifikasi.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan kemungkinan terjadinya preeklamsia. Berikut adalah kiat-kiatnya:

1. Mengontrol Berat Badan

Jagalah berat badan Anda agar stabil dan tetap dalam batas normal sejak sebelum hamil dengan memperhatikan Indeks Massa Tubuh / Body Mass Index (BMI).

Obesitas atau berat badan berlebih dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh Anda, yang pada akhirnya dapat meningkatkan resiko terjadinya preeklamsia.

2. Menjaga Asupan Makanan

Penting untuk membatasi asupan garam dan mendapat cukup asupan kalium dari makanan sehari-hari. Hal ini dapat mengurangi risiko Anda mengalami peningkatan tekanan darah, baik sebelum kehamilan maupun saat kehamilan.

Konsumsilah buah-buahan dan sayuran yang kaya akan nutrisi. Asupan vitamin, mineral, dan antioksidan juga penting untuk kehamilan yang sehat.

Hindari makanan dalam kemasan, makanan berkadar gula tinggi, makanan berpengawet, dan makanan yang digoreng. Batasi juga konsumsi makanan dengan kadar protein tinggi.

3. Mencegah Dehidrasi & Kelelahan

Cukupkan asupan air Anda setiap hari minimal 8 gelas. Hal ini juga membantu dalam menjaga keseimbangan kadar garam di dalam tubuh. Pastikan Anda memiliki waktu tidur yang cukup, minimal 7-8 jam setiap malam.

Ibu hamil membutuhkan waktu tidur yang lebih banyak agar tubuh bisa diistirahatkan dan mengurangi stres. Saat tidur posisikan kaki lebih tinggi dari badan untuk memperlancar aliran darah dalam tubuh Anda.

4. Olahraga Teratur

Olahraga secara teratur selama kehamilan sangat membantu menjaga kesehatan Anda, termasuk membantu dalam mengontrol berat badan dan mengurangi stres. Selain itu, olahraga juga dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi dalam kehamilan, termasuk preeklamsia.

5. Kontrol Teratur Ke Dokter

Konsultasilah dengan dokter tidak hanya saat Anda sudah hamil, tetapi dimulai sejak Anda mempersiapkan kehamilan. Dengan melakukan hal tersebut, Anda dapat menghindari beberapa faktor penyebab timbulnya preeklamsia.

Dokter mungkin juga akan memberikan suplemen kalsium dan obat aspirin dalam dosis rendah untuk mengurangi resiko terjadinya preeklamsia.

Jadi, sudah tahu, kan upaya pencegahan apa saja yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari preeklamsia? Siapkanlah kehamilan Anda dengan matang demi kesehatan diri sendiri dan calon buah hati Anda.

[NP/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar