Sukses

Ingin Hindari Garam? Tambahkan Bumbu ke Makanan Anda

Ada satu cara efektif untuk membatasi konsumsi garam tanpa mengurangi kenikmatan makanan Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah menyoroti tingkat konsumsi garam berlebih. Salah satunya dengan menargetkan pengurangan garam untuk menekan risiko kematian akibat penyakit tidak menular pada tahun 2025. Seperti diketahui, garam sering dikaitkan dengan penyakit hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.

Namun pada kenyataannya, mengurangi atau bahkan menghilangkan garam dari makanan adalah hal yang hampir mustahil. Untuk menyiasatinya, Anda dapat menerapkan kiat mengurangi pemakaian garam saat memasak tanpa mengubah kenikmatan makanan Anda. Bagaimana caranya?

Jawabannya adalah dengan menaikkan level pedas pada masakan Anda. Untuk mendapatkannya, Anda bisa memanfaatkan cabai, rempah-rempah, dan beberapa bumbu dapur lainnya. Sebab, rasa pedas dapat menekan keinginan tubuh untuk mengonsumsi rasa lain, yaitu rasa asin yang dihasilkan oleh garam. Sebuah penelitian di China menyebut, makanan pedas dapat meredam keinginan untuk mengonsumsi makanan asin.

Daping Hospital's Center for Hypertension and Metabolic Diseases, Third Military Medical University, Cina, menyebut bahwa mengurangi asupan garam adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan hati dan kardiovaskular. Penelitian ini telah memberikan jawaban atas masalah tersebut.

"Kami menemukan bahwa kenikmatan makanan pedas secara signifikan mengurangi kecenderungan konsumsi garam secara individu, asupan garam harian, dan tekanan darah," katanya seperti dikutip dari WebMD.

Dari studi yang dilakukan terhadap 600 orang dewasa di Cina tersebut, peneliti mengamati dampak mengonsumsi makanan pedas dan asin pada tubuh. Hasilnya, makanan seperti cabai yang menghasilkan rasa pedas pada dasarnya mengubah cara otak menafsirkan garam, atau sodium. Lantas, seiring dengan meningkatnya penggunaan rempah-rempah (tanpa menggunakan garam), semakin tinggi pula keinginan untuk mengurangi asupan garam.

1 dari 2 halaman

Rekomendasi asupan garam harian

Nyatanya masih banyak orang yang enggan untuk menghilangkan garam dari masakannya. Padahal ancaman penyakit terlihat nyata jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan yang asin. Untuk menghindarinya, pastikan Anda tidak melewati batas rekomendasi konsumsi garam.

Batas konsumsi garam yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) yaitu  2000 miligram natrium/sodium atau 5 gram garam (setara dengan 1 sendok teh) per orang per hari. Selain garam, Anda juga perlu memperhatikan asupan gula dan lemak.

Kemenkes RI merekomendasikan asupan gula dan lemak yaitu masing-masing 50 gram (setara dengan 4 sendok makan) gula per orang per hari, dan 67 gram (setara dengan 5 sendok makan minyak) per orang per hari.

Jika mengonsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan, Anda berisiko mengalami beberapa penyakit. Sebagai contoh, kelebihan garam akan membuat Anda berisiko menderita hipertensi, stroke, dan penyakit jantung.

Anda tentu tidak ingin mengalami semua itu, bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Segera batasi konsumsi garam, gula, dan lemak.

[BA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar