Sukses

Orang Introvert Rentan Terkena Depresi, Bagaimana Faktanya?

Memiliki kepribadian tertutup alias introvert kerap dikaitkan dengan depresi. Benarkah ada hubungan di antara keduanya?

Anda mungkin sudah sering mendengar istilah introvert atau kepribadian tertutup. Introvert merupakan kepribadian yang berlawanan dengan ekstrovert atau kepribadian terbuka. 

Seseorang dengan kepribadian introvert cenderung lebih senang menghabiskan waktu sendiri atau tidak begitu menyukai keramaian. Tak heran jika orang yang introvert dianggap rentan terkena depresi. Benarkah?

 

1 dari 3 halaman

Perbedaan Orang Introvert dan Depresi

Tak seperti orang dengan kepribadian ekstrovert, seseorang dengan kepribadian introvert senang menghabiskan waktu sendiri dan cenderung membatasi interaksi sosial dengan orang lain. 

Terkadang orang sering menganggap introvert adalah gangguan kepribadian. Namun, nyatanya tidak. Beberapa tanda orang dengan kepribadian introvert, antara lain:

  • Berada di kerumunan orang membuat Anda merasa “lelah”
  • Senang menyendiri
  • Memiliki teman dekat yang sedikit
  • Orang lain sering kali mendeskripsikan Anda sebagai orang yang pendiam
  • Lebih senang di lingkungan yang sepi atau tidak banyak distraksi
  • Senang bekerja sendiri
  • Menghindari kontak sosial dengan orang lain 
  • Lebih senang di rumah dibandingkan bersosialisasi ke luar rumah 

Artikel lainnya: Jenis-Jenis Depresi yang Perlu Anda Tahu

Nah, lain halnya dengan depresi. Seorang introvert dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik dan bekerja dengan baik. Berbeda dengan depresi yang tidak memiliki motivasi atau semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ketahui tanda-tanda depresi berikut seperti:

  • Berkurangnya minat terhadap aktivitas tertentu yang dahulu disenangi
  • Merasa sedih atau tidak berdaya
  • Gangguan tidur seperti susah tidur atau tidur terlalu banyak 
  • Gangguan makan seperti tidak nafsu makan atau justru makan berlebih
  • Merasa diri tidak berharga
  • Menyalahkan diri sendiri 
  • Sulit untuk fokus dan konsentrasi 
  • Bergerak atau berbicara pelan dan tidak bersemangat
  • Memiliki keinginan untuk bunuh diri 

Artikel lainnya: Ini Tanda dan Gejala Depresi yang Harus Anda Waspadai

2 dari 3 halaman

Penyebab Orang Introvert Rentan Depresi

Menurut penelitian, orang dengan kepribadian introvert cenderung rentan alami depresi dan gangguan cemas dibandingkan orang dengan kepribadian ekstrovert. Berikut beberapa alasannya:

  1. Berpikir Berlebihan 

Seorang introvert sering berpikir berlebihan atau overthinking. Semisal memikirkan orang lain akan menilai apa tentang dirinya. Selain itu, orang dengan kepribadian introvert cenderung lebih sering mengkritik diri sendiri atau menilai diri sendiri dibandingkan orang dengan kepribadian ekstrovert. 

Sikap overthinking ini dapat membuat seseorang menjadi tidak percaya diri, merasa bersalah, merasa tidak berharga, bahkan berujung pada depresi.

  1. Sulit Mengungkapkan Perasaan

Bagi orang dengan kepribadian introvert, mengekspresikan perasaan atau masalah yang sedang dihadapi sering kali sulit. Terlebih seorang introvert cenderung memiliki teman dekat yang sedikit atau bahkan tidak memiliki teman dekat. 

Padahal, stres atau masalah yang dipendam sendiri tanpa diceritakan kepada orang lain dapat membuat seseorang rentan mengalami depresi. 

Artikel lainnya: Dampak Depresi Bisa Picu Bunuh Diri, Kapan Harus Periksa ke Psikolog?

  1. Tekanan Sosial

Orang dengan kepribadian introvert sering kali “dipaksa” untuk keluar dari zona nyaman seperti bersosialisasi dengan banyak orang. Padahal situasi tersebut menyiksa dirinya. 

Terlebih jika hidup di lingkungan timur yang erat dengan kekerabatan, hal ini membuat seorang introvert menjadi “terpaksa” untuk berinteraksi dengan banyak orang. 

Belum lagi jika keluarga, pasangan, atau teman tidak mengerti atau menyalahpahami karakter introvert, sehingga orang dengan kepribadian introvert menjadi stres karena merasa berbeda.  

  1. Senang Menyendiri

Orang introvert sering kali merasa “terjebak” dan tidak nyaman pada situasi sosial tertentu sehingga ia lebih senang menyendiri dan menyingkir dari orang lain. Meski kebanyakan orang introvert memang senang menyendiri, bukan berarti mereka tidak menginginkan hubungan dekat dengan orang lain. 

Namun sayangnya, kebiasaan menyendiri tersebut akan membuatnya sulit menjalin hubungan dekat dengan orang lain. Dan jika berlangsung terus-menerus, orang introvert akan merasa teralienasi, merasa tidak diinginkan, dan berujung pada depresi. 

Tidak ada yang salah dengan memiliki kepribadian introvert. Anda tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik. Meski begitu, orang introvert rentan untuk terkena depresi. Untuk itu, penting bagi seorang introvert untuk memiliki keluarga, pasangan atau teman dekat sebagai tempat bercerita.

Bagi Anda yang masih memiliki pertanyaan seputar perbedaan depresi dan introvert, silakan bertanya langsung kepada dokter kami. Gunakan layanan Live Chat dengan mengunduh aplikasi KlikDokter. 

[NWS/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar