Sukses

Bisakah Kanker Serviks Disembuhkan?

Setiap tahun, angka penderita kanker serviks yang meninggal semakin meningkat.Ini menimbulkan pertanyaan mengenai proses penyembuhan kanker.

Klikdokter.com, Jakarta Kanker serviks terasa kian akrab di telinga masyarakat Indonesia. Terlebih, saat dunia hiburan tanah air kehilangan seorang Julia Perez akibat kanker serviks yang dideritanya selama beberapa tahun.

Kanker serviks itu sendiri disebabkan oleh virus HPV. Jika diketahui lebih dini, tentu akan meningkatkan keberhasilan penyembuhan kanker serviks itu sendiri. Namun sebenarnya risiko kanker serviks bisa diturunkan dengan vaksin HPV (Human Papilloma Virus).

Lalu bagaimana dengan proses penyembuhannya, bila kanker serviks sudah terlajur menyerang? Ada beberapa terapi yang bisa dilakukan, seperti:

  • Operasi untuk membuang sel kanker. Namun, tindakan ini harus dipertimbangkan dari sisi lokasi adanya kanker dan penyebaran sel kanker itu sendiri.
  • Terapi radiasi yang menggunakan dosis tinggi untuk membunuh sel kanker. Biasanya terapi ini dikombinasikan pula dengan operasi.
  • Kemoterapi. Merupakan terapi yang menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker.
  • Kemo-radiasi. Merupakan terapi yang memadukan antara kemoterapi dan radiasi. Biasanya digunakan pada fase awal maupun fase akhir kanker serviks.

Beberapa faktor yang mempengaruhi pengobatan kanker serviks tidak hanya dari jenis terapi yang dipilih, namun juga tergantung dari tipe dan tingkatan kanker.Selain itu usia, kesehatan secara menyeluruh, dan kualitas hidup sehari-hari pun turut mempengaruhi. Oleh karena itu, lakukan pencegahan secara dini dengan mengikuti vaksin HPV.

Apabila, Anda sudah aktif secara seksual, jangan lupa periksakan diri terlebih dahulu sebelum melakukan tes papsmear untuk mengetahui kesehatan leher rahim. Kenali gejala dini kanker serviks dan jangan malu untuk mendiskusikan gangguan di area kelamin Anda pada dokter. Yuk, lakukan sekarang sebelum terlambat!

[NP/ RH]

1 Komentar

  • mar5haf

    secara sederhana ca cervix stadium 2A ke bawah masih operable. stadium 2B ke atas non operable. bila massa masih kecil bisa memungkinkan konisasi. bila tidak memungkinkan, maka biasanya dilakukan radikal histerektomi dan setelah operasi dinilai batas sayatan, apakah bebas sel tumor atau tidak. bila bebas sel tumor, biasanya tidak perlu kemoradiasi. namun tetap yang namanya kanker kita tidak bicara angka kesembuhan, tetapi 5 years survival rate. oleh karena pasien tetap kontrol setelah tindakan.