Sukses

Amankah Konsumsi Kedelai bagi Penderita Kanker Payudara?

Wanita penderita kanker payudara mungkin takut mengonsumsi kedelai karena mengandung senyawa mirip estrogen. Namun, benarkah kedelai meningkatkan risiko kanker payudara?

Bagi Anda yang memiliki penyakit atau masalah kesehatan tertentu, penting untuk memperhatikan pola makan sehari-hari agar kondisi tidak memburuk. Begitu juga dengan penderita kanker, termasuk kanker payudara.

Makanan bergizi, sayur, dan buah-buahan diperlukan agar asupan nutrisi yang seimbang dapat terpenuhi. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Lalu, jenis makanan seperti apa yang aman? Apakah kedelai termasuk di antaranya?

Kandungan dalam Kedelai

Kedelai kaya akan kandungan protein, serat, vitamin, dan mineral. Bahkan, susu kedelai bisa menjadi pengganti susu bagi anak yang mengidap alergi susu sapi. Di samping itu, makanan yang termasuk dalam keluarga kacang-kacangan ini dapat membantu menurunkan kolesterol tinggi dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Namun, ada yang mengatakan bahwa kedelai dapat meningkatkan risiko kanker payudara, apabila dikonsumsi secara teratur. 

Alasannya, kandungan hormon fitoestrogen yang mirip dengan hormon estrogen pada kedelai yang terlalu tinggi. Hormon ini dapat memicu tumbuhnya sel-sel kanker payudara. Benarkah demikian?

Artikel lainnya: Manfaat Kedelai untuk Kesehatan Tubuh Anda

1 dari 3 halaman

Amankah Konsumsi Kedelai untuk Penderita Kanker Payudara?

Pada sebuah penelitian di Cina yang melibatkan 73.000 wanita menunjukkan bahwa diet tinggi kedelai tidak meningkatkan risiko kanker payudara, justru dapat mengurangi risiko kanker payudara. 

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi setidaknya 13 gram protein kedelai setiap hari sebanyak 1-2 porsi, memiliki risiko 11 persen lebih kecil untuk terkena kanker payudara daripada wanita yang mengonsumsi protein kedelai kurang dari 5 gram per hari.

Dalam penelitiannya, Cancer Research UK, National Cancer Institute of the USA, dan National University of Singapore tahun 2002 juga membuktikan bahwa konsumsi kedelai tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Penelitian ini menunjukkan hubungan antara konsumsi kedelai dan dampaknya pada jaringan payudara. 

Hasilnya dikemukakan bahwa wanita dengan diet tinggi kedelai memiliki jaringan payudara padat yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita dengan diet rendah kedelai. Jaringan payudara padat biasanya dikaitkan dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.

Di sisi lain, ada pula yang menyebutkan bahwa konsumsi kedelai ini dapat mengganggu proses pengobatan kanker payudara. Salah satunya adalah gangguan pada proses kemoterapi.

Meski demikian, hormon fitoestrogen ini sebenarnya dapat membantu untuk menyeimbangkan hormon bagi wanita yang sudah memasuki fase menopause. Berdasarkan sebuah penelitian lain, ternyata mengonsumsi susu kedelai sejak usia dini dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara hingga 60 persen.

Artikel lainnya: Ini Dia Segudang Manfaat Susu Kedelai bagi Wanita

2 dari 3 halaman

Meski Sehat, Konsumsilah Kedelai Sesuai Batas

Mengonsumsi kedelai secara berlebihan dapat meningkatkan risiko reaksi peradangan dan tertimbunnya radikal bebas dalam tubuh manusia. Alhasil, radikal bebas tersebut terakumulasi di dalam tubuh.

Walaupun radikal bebas dapat dinetralkan oleh tubuh, namun apabila jumlahnya terus-menerus bertambah, tubuh pun lama-lama tidak akan dapat menangkal radikal bebas tersebut. Sebagai akibatnya, daya tahan tubuh akan ikut menurun. 

Kedelai sebaiknya dikonsumsi sekitar 20-40 gram dalam sehari, dan sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari dan terus-menerus. Rekomendasi yang disarankan para ahli adalah mengonsumsi kedelai dalam jumlah sedang atau sekitar 1-2 porsi per hari. Contoh satu porsi kedelai, yaitu:

  • Satu gelas susu kedelai
  • 28 gram kacang kedelai
  • 85 gram tahu tofu
  • Setengah gelas edamame matang

Jadi, amankah kedelai bagi penderita kanker payudara? Hingga saat ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Untuk Anda yang memiliki kanker payudara atau pernah menderita kanker payudara, Anda juga tidak perlu untuk berhenti mengonsumsi kedelai dan makanan yang terbuat dari kedelai. 

Jika Anda memiliki pertanyaan seputar penyebab kanker payudara atau masalah kesehatan lainnya, bisa bertanya langsung kepada dokter-dokter kami dengan menggunakan layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[NWS] 

0 Komentar

Belum ada komentar