Sukses

Atasi Pegal dengan Kompres Hangat atau Dingin?

Mana yang lebih baik kompres air hangat atau dingin untuk mengatasi pegal otot?

Klikdokter.com, Jakarta Pegal otot merupakan keluhan yang umum dirasakan setelah berolahraga, posisi tidur yang salah dan setelah bekerja lembur. Salah satu cara mengurangi rasa pegal Anda adalah dengan memberikan kompres pada bagian otot yang nyeri.

Pada dasarnya, jenis kompres yang terbaik tergantung dari jenis kerusakan otot yang terjadi. Penelitian menunjukkan bahwa otot yang meradang lebih baik dikompres dengan kompres dingin terlebih dahulu.

Kompres dingin dapat mengurangi rasa nyeri dan peradangan otot yang terjadi. Kompreslah otot yang pegal atau meradang selama 20 menit setiap 4 jam untuk tiga hari.

Bagaimana dengan kompres hangat? Kompres hangat pada daerah yang meradang. dapat membantu mengurai otot yang tegang dan meningkatkan sirkulasi darah ke otot.

Kompres hangat umumnya digunakan untuk nyeri otot yang bersifat kronik, bukan peradangan akut seperti nyeri sendi dan otot pada kasus arthritis selama 20 menit, tiga kali seminggu.

Cedera otot yang meradang dan terdapat infeksi tidak mendapatkan manfaat dari kompres hangat. Hindari memberi kompres hangat pada otot Anda secara berlebihan karena dapat menyebabkan luka pada kulit. Sementara bagi penderita diabetes kompres luka yang terlalu panas berpotensi menyebabkan luka yang sulit sembuh.

Kini, Anda tidak perlu takut lagi dengan rasa pegal dan nyeri otot. Berbagai jenis kompres memiliki manfaat yang lebih baik pada kondisi yang berbeda. Pada kondisi gangguan otot akut, berikan kompres dingin. Namun, pada nyeri otot kronik tanpa tanda infeksi dapat diberikan kompres hangat.

Nyeri otot dan pegal reda? Anda pun akan lebih bersemangat meraih sebuah prestasi baik di tempat kerja maupun di bidang yang Anda tekuni.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar