Sukses

Sayangi Jantung Anda dengan Konsumsi Serat

Apa hubungan antara penyakit jantung dan konsumsi serat? Temukan jawabannya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Serat sudah identik dengan kesehatan pencernaan. Tak banyak yang tahu bahwa konsumsi serat juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Jantung yang merupakan organ terpenting dalam tubuh manusia. Di masa sekarang,  banyak orang abai dengan pola makannya sehingga mudah mengalami risiko penyakit jantung. Dan kini penyakit jantung juga mengincar generasi muda, tak hanya orang tua.

Salah satu pola makan untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin mengonsumsi serat. Serat adalah bahan makanan yang berasal dari sel tumbuhan yang dapat dikonsumsi dan tersusun dari karbohidrat, dengan sifat yang tidak dapat dipecah oleh enzim di dalam saluran pencernaan.

Terdapat dua jenis serat yang perlu Anda konsumsi setiap hari, yaitu:

  • Serat pangan yang larut dalam air (soluble fiber)

Serat yang larut dalam air dapat menyerap air selama pencernaan, sehingga membantu mengeluarkan feses dan mengurangi kadar kolesterol darah. Jenis serat ini dapat ditemukan pada sayur-sayuran, buah-buahan (seperti apel, jeruk, dan anggur), kacang-kacangan, dan gandum.

  • Serat pangan tidak larut dalam air (insoluble fiber)

Serat pangan tidak larut tidak berubah selama di dalam pencernaan dan membantu pergerakan usus. Jenis serat ini dapat ditemukan pada kacang polong, susu kedelai, beras cokelat, dan produk olahan gandum.

Asupan serat larut air sebanyak 7 gram per hari dapat menjaga kesehatan jantung dengan mengikat lemak di dalam usus. (http://www.bmj.com/content/347/bmj.f6879)  Di dalam saluran pencernaan, serat larut air dapat mengikat garam empedu (produk akhir kolesterol) yang kemudian dikeluarkan bersama dengan feses.

Dengan demikian, serat larut air dapat menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) dan kolesterol total yang berperan dalam penyakit jantung koroner.

Sementara itu, penelitian lain yang dilakukan di Universitas Harvard pada 40.000 orang menunjukkan, hasil diet tinggi serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner sebanyak 40%.

Asupan serat yang disarankan untuk orang dewasa adalah 25–30 gram per hari. Untuk menjaga jantung tetap sehat, Anda dapat memulainya secara bertahap dengan mengonsumsi makanan yang kaya serat. Seperti sayur, buah, beras merah, beras cokelat, gandum utuh, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Agar serat terasa lebih enak dan creamy, cara pengolahannya perlu lebih diperhatikan. Makan serat bukan berarti makan sayur-sayuran saja. Anda dapat memasak serat dalam bentuk sup, mi sayur, jus, dan sebagainya agar tak membosankan.

Yuk, perbanyak konsumsi serat untuk mencegah penyakit jantung pada kemudian hari!

[RS/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar