Sukses

Omega-3 Bisa Kurangi Kecanduan Merokok

Anda seorang perokok yang sedang berusaha untuk berhenti merokok. Mungkin omega-3 bisa membantu Anda merealisasikannya.

Klikdokter.com, Jakarta Banyak orang sudah tahu bahwa omega-3 memiliki beragam manfaat untuk tubuh, baik untuk organ otak, mata, jantung, dan persendian. Selain itu, omega-3 ternyata juga bisa membantu mengurangi kecanduan merokok.

Sumber asam lemak omega-3 bisa diperoleh dari ikan, sayuran tertentu, gandum, dan kacang-kacangan. Selain didapat dari bahan alami, omega-3 juga banyak diproduksi dalam bentuk suplemen.

Asam lemak omega-3 terdiri dari tiga jenis. Pada minyak ikan terkandung asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentanoik (EPA), serta terdapat di beberapa kacang-kacangan dan biji-bijian. Sedangkan tumbuhan mengandung asam alfa-linolenik (ALA) yang diproses tubuh menjadi asam lemak omega-3.

Efek berbahaya merokok tidak hanya terhadap paru, tetapi juga menurunkan kadar omega-3 di dalam otak.

Penelitian di University of Haifa membuktikan bahwa gangguan keseimbangan omega-3 juga berhubungan dengan gangguan mental, depresi, dan menurunkan kemampuan mengatasi stres. Ketika stres, dihubungkan pula dengan peningkatan risiko merokok karena sebagian orang mengatasi stres dengan merokok.

Periset meninjau 48 orang usia 18–45 tahun yang merokok lebih dari sepuluh batang setiap hari. Kemudian, seluruh peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu menjadi kelompok yang diberikan kapsul omega-3 dan kelompok yang diberikan kapsul plasebo (obat kosong).

Setelah 30 hari, pada kelompok yang mengonsumsi kapsul omega-3 didapatkan penurunan jumlah rokok sebanyak dua batang per hari. Sementara itu, kelompok yang mendapat kapsul plasebo tidak menghasilkan perubahan yang signifikan dari hasrat untuk merokok.

Penelitian lain menunjukkan bahwa ada beberapa kemungkinan adanya kadar omega-3 yang rendah pada perokok. Hal tersebut bisa juga terjadi akibat efek rokok pada pengecapan lidah, yang pada akhirnya memengaruhi makanan yang dipilih.

Ada kemungkinan pola asupan makanan juga memengaruhi mekanisme sistem saraf dengan melepaskan suatu zat kimia otak (neurotransmiter). Pelepasan zat kimia otak ini mungkin menimbulkan kebiasaan ingin merokok. Pemberian suplemen omega-3 pada subjek penelitian diduga dapat mengembalikan fungsi otak dan mengurangi kecanduan nikotin.

Berdasarkan penelitian tersebut, omega-3 dinilai mempunyai kemampuan untuk mengurangi kecanduan merokok akibat nikotin. Namun, efek omega-3 tersebut masih harus diteliti lebih lanjut apakah bisa menjadi upaya yang signifikan untuk mengatasi kecanduan merokok, atau bahkan bisa menjadi cara pencegahan merokok.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar