Sukses

Amankah Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud?

Inilah yang terjadi apabila Anda membersihkan telinga dengan cotton bud

Klikdokter.com, Jakarta Bagi beberapa orang membersihkan kotoran telinga atau serumen dengan cotton bud adalah suatu kebiasaan yang dianggap wajar. Nyatanya kebiasaan ini memiliki dampak yang tidak baik bagi kondisi telinga Anda, lho.

Di dalam terowongan telinga terdapat banyak saraf. Bagi yang rutin membersihkan telinganya sendiri dengan cotton bud, mengklaim mendapatkan sensasi yang ‘menyenangkan’ dari aktivitasnya itu.   

Profesor Rhinologi Universitas New South Wales dan Universitas Macquarie, Richard Harve mengatakan, dengan memaksakan cotton bud, pada dasarnya akan mendorong kotoran akan masuk lebih dalam ke telinga.

“Aturan praktis bagi kebanyakan orang adalah bahwa mereka seharusnya tidak meletakkan sesuatu yang kecil di dalam telinga mereka,” kata Profesor Rhinologi di Universitas New South Wales dan Universitas Macquarie, Richard Harve

Sementara itu, seorang Otolaryngologist bernama dr. Seth Schwartz mengungkapkan, kebiasaan membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda-benda asing lainnya adalah sesuatu yang harus dihindari.

“Pasien sering berpikir bahwa mereka dapat mencegah kotoran di telinga dengan membersihkan telinganya dengan cotton bud, paper clips, ear candles, atau sejumlah benda tak terduga yang masuk ke dalam telinga,” katanya.

Ia menjelaskan, apabila kebiasaan ini terus menerus dilakukan bukan tidak mungkin hal ini dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lain.

“Masalahnya adalah bahwa usaha untuk menghilangkan kotoran telinga hanya menciptakan masalah lebih lanjut karena kotoran telinga baru saja ditekan dan terkena dampak lebih jauh ke saluran telinga,” tuturnya.

Senada dengan hal itu, seorang audiologis di NYU Langone Medical Center, William H. Shapiro menjelaskan, bahwa kotoran telinga merupakan pelindung alami tubuh dari segala macam partikel asing, termasuk serangga yang bisa masuk ke dalam tubuh melalui lubang telinga.

Kotoran telinga juga mengandung antibiotik dan antijamur, sehingga terlalu sering membersihkan telinga bisa berakibat pada komplikasi telinga dan kulit, termasuk infeksi telinga dan eksim di bagian luar telinga.

Tanpa menggunakan cotton bud, telinga memiliki mekanisme pembersihannya sendiri. Selain itu, lemak dan minyak yang terdapat di dalam saluran telinga akan menangkap segala partikel asing yang masuk dan membilasnya keluar sebagai kotoran telinga. 

Jadi, berhati-hatilah dalam membersihkan telinga, apalagi jika Anda memakan cotton bud. Akan lebih aman jika Anda secara berkala memeriksakan kesehatan telinga Anda ke dokter spesialis THT.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar