Sukses

Perlukah Baby Walker untuk Anak?

Saat ini penggunaan baby walker tidak direkomendasikan lagi sebagai alat bantu jalan anak. Apa sebabnya? Simak penjelasan berikut ini.

Klikdokter.com, Jakarta Alat yang biasa Anda sebut baby walker diciptakan sebagai alat bantu jalan anak dan memicu gerakan motorik kasar anak dengan harapan agar anak lebih cepat berjalan.

Namun seiring dengan perkembangannya, baby walker kini tidak diminati lagi. Hal ini disebabkan penggunaan baby walker sudah dilarang oleh American Academy Pediatric yang merupakan asosiasi dokter anak di Amerika, karena banyaknya kasus kecelakaan anak akibat penggunaan baby walker.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia terdapat penelitian terhadap kecelakaan akibat penggunaan baby walker yang diperkirakan sebanyak 64 % sampai 86%.

Berikut ini adalah beberapa risiko penggunaan baby walker pada anak:

  • Anak dapat mencapai tempat yang lebih tinggi, sehingga mempunyai kesempatan untuk mengambil barang yang letaknya lebih tinggi dan membahayakan anak, jika barang tersebut adalah gunting, pisau atau wadah berisi air panas.
  • Anak jatuh dan mengalami cedera pada kepala.
  • Risiko patah tulang belakang.

Penggunaan baby walker sendiri tidak membuat anak menjadi cepat berjalan, karena pada kenyataannya anak yang memakai alat ini cenderung tidak ada keinginan untuk berjalan karena dipermudah dengan roda di dalam alat tersebut sebagai alat bantu jalan.

Penggunaan baby walker nyatanya hanya memperkuat otot betis saja dan tidak memperkuat bagian paha dan pinggul anak, padahal peranan otot di bagian paha dan pinggul sangat penting untuk berjalan.

Saat menggunakan baby walker sebagai alat bantu jalan, anak tidak dapat melihat sebagian dari tubuhnya, sehingga anak Anda pun tidak dapat belajar menggunakan anggota tubuhnya dan mempelajari keseimbangan saat berjalan menggunakan baby walker.

Dengan berbagai risiko di atas, jika Anda memiliki anak yang belum bisa berjalan, sebaiknya tidak menggunakan baby walker sebagai alat bantu jalan anak. Mengajari anak berjalan dapat dimulai dengan bantuan Anda memegang kedua tangannya. Selain mempercepat kemampuan anak berjalan, ikatan anak dan orang tua pun menjadi semakin kuat.

[NP/ RVS]

2 Komentar

  • Restu Tiara

    saya punya anak masih umur 9 bulan . di kantor saya mau ngadain ghatering family ke bali. saya domisili gresik. bagaimana sebaiknya atau persiapan apa saja yang harus saya persiapkan mengingat rencana pakai kendaraan bus. yang memakan waktu kurang lebih 12 jam perjalanan terimakasih

  • Restu Tiara

    sore dok. maaf pertanyaan agak melenceng.